Proton Serius di Bisnis Mobil Bekas, Lihat Hasilnya
TEMPO.CO | 30/07/2020 07:32
Pengunjung mengamati  mobil Proton Suprima S yang resmi diluncurkan untuk pasar Makassar di Dealer Resmi Proton Makassar di Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (20/11). TEMPO/Hariandi Hafid
Pengunjung mengamati mobil Proton Suprima S yang resmi diluncurkan untuk pasar Makassar di Dealer Resmi Proton Makassar di Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (20/11). TEMPO/Hariandi Hafid

TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan otomotif Malaysia, Proton, memperluas jaringan penjualan mobil bekas.

Menurut Asosiasi Otomotif Malaysia (MAA) penjualan mobil bekas naik hingga 100 persen dalam enam bulan pertama 2020.

Proton dalam siaran persnya pada Rabu lalu, 29 Juli 2020 menyatakan bisnis mobil bekas tidak bisa dipandang sebelah mata. Melalui konsep Used Car Management (UCM) Proton berharap dapat menaikkan nilai mobil sekaligus mendongkrak penjualan.

UCM Proton dibentuk pada 2019 dengan delapan dealer mobil bekas percontohan. Kemudian pada 2020 ditargetkan tersedia 36 dealer baru

“Peran manajemen mobil bekas menjadi lebih penting karena membantu pelanggan menjual mobil mereka," kata Head of Used Car Management Proton, Brian Cheah, dalam siaran pers seperti dikutip Bisnis.com.

Dia menjelaskan ketika kinerja divisi UCM dimulai pada 2019, targetnya mendukung penjualan mobil baru Proton dan menaikkan nilai jualnya kembali.

Proton juga menyiapkan program Xchange, yakni tukar tambah mobil Proton lama dengan versi terbaru. Dengan metode itu, Proton dapat menjual kendaraan baru sambil mempertahankan harga jual kembali kendaraan lama melalui manajemen mobil bekas.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT