Bus Listrik Transjakarta Jalani Uji Coba Lagi, Ini Spesifikasinya
TEMPO.CO | 06/07/2020 12:44
Petugas mengecek suhu tubuh calon penumpang saat uji coba bus listrik di kantor Pusat Transjakarta, Jakarta, Senin, 6 Juli 2020. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan uji coba bus listrik pada rute Blok M - Balai Kota selama 3 bulan mulai pukul
Petugas mengecek suhu tubuh calon penumpang saat uji coba bus listrik di kantor Pusat Transjakarta, Jakarta, Senin, 6 Juli 2020. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan uji coba bus listrik pada rute Blok M - Balai Kota selama 3 bulan mulai pukul 10.00-200 WIB dengan headway 45 menit sekali dan berhenti di halte-halte non-BRT. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Bus listrik Transjakarta diuji coba untuk melayani penumpang pada rute Balai Kota - Blok M, mulai hari ini, Senin, 6 Juli 2020. PT Transjakarta selaku operator menyiapkan dua jenis bus listrik yakni BYD K9 dan C6. Berikut ini adalah spesifikasi bus listrik yang dibawa oleh PT Bakrie Autoparts dikutip dari beberapa sumber.

BYD K9

Untuk BYD K9, bus listrik ini memiliki bobot 18.000 kg. Seperti dilansir dari chinabuses.org, BYD K9 memiliki dimensi, panjang, 12.000 mm, lebar, 2.550 mm, dan tinggi, 3.200 mm. Adapun ukuran wheelbase, 6.100 mm.

Dari sisi mesin, BYD K9 dibekali motor listrik AC Synchronus yang menghasilkan tenaga 300 kW dan torsi 1.100 Nm.

Untuk menunjang itu, K9 memakai baterai BYD Fe Battery/324 kWh berjenis Iron Phosphate. Baterai ini sanggup bertahan atau menggerakkan bus hingga 250 kilometer dalam kondisi penuh. Bus dalam kota ini memiliki kecepatan maksimum 70 km per jam.

Untuk kapasitas kursi penumpang, tergantung pengaturan yang diinginkan. Namun yang pasti, ukuran bus ini bisa memuat 31-40 seats. Untuk kenyamanan, bus ini ditunjang dengan Air Suspension atau ECAS System.

BYD C6

Lalu yang kedua bus listrik model BYD C9. Bus ini sedikit lebih kecil, karena hanya memiliki panjang sekitar 7 meter dengan bobot 7.225 kg.

Dilansir dari BYD Singapore, dimensi mobil ini memiliki panjang 7.319 mm, lebar 2.140 mm, dan tinggi 2,946 mm. Adapun wheelbase 3.985 mm.

Bus ini menggunakan motor listrik BYD-3425TZA yang mampu menghasilkan tenaga 150 kW dan torsi 550 Nm. Baterainya berkapasitas 145 kWh dengan lama pengisian hingga 4 jam.

Berbeda dengan BYD K9, bus medium ini memiliki kecepatan yang lebih. Sebab, bisa menembus 100 km per jam. Hanya saja, jarak tempuh dalam kondisi baterai hanya 200 km. Untuk kapasitas penumpang, bus ini sanggup menampung 24 orang.

Sebagai tambahan informasi, layanan uji coba bus listrik di DKI Jakarta ini akan beroperasi setiap hari. Mulai pukul 10.00-20.00 WIB dengan headway atau rentang waktu keberangkatan setiap 45 menit sekali dan berhenti di halte-halte Non-BRT di rute Blok M hingga Balai Kota.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT