Produksi Segway Dihentikan, Beralih ke Skuter Listrik
TEMPO.CO | 25/06/2020 06:47
Pelari Jamaika, Usain Bolt, ditabrak juru kamera yang mengendarai Segway saat berselebrasi atas kemenangannya di final 200 meter putra di Kejuaraan Dunia IAAF di Cina, 27 Agustus 2015. REUTERS/Stringer
Pelari Jamaika, Usain Bolt, ditabrak juru kamera yang mengendarai Segway saat berselebrasi atas kemenangannya di final 200 meter putra di Kejuaraan Dunia IAAF di Cina, 27 Agustus 2015. REUTERS/Stringer

TEMPO.CO, JakartaSegway Inc mengakhiri produksi kendaraan roda dua ikoniknya yang mendapatkan popularitas di kalangan wisatawan dan beberapa pasukan polisi. Kendaraan dengan teknologi balancing (keseimbangan) ini juga dikenal dengan tingkat kecelakaan yang tinggi.

Diluncurkan hampir dua dekade lalu, perusahaan akan berhenti memproduksi Segway PT mulai 15 Juli. Perusahaan akan mengalihkan fokus ke unit lain seperti bisnis skuter bersama (ride sharing), katanya pada hari Selasa, 24 Juni 2020, seperti dilaporkan Reuters.

Model ini menyumbang kurang dari 1,5 persen dari pendapatan perusahaan yang berbasis di Bedford, New Hampshire tahun lalu.

Dua model lain, Segway SE-3 Patroller dan Segway Robotics Mobility Platform, akan dihentikan produksinya dalam langkah yang akan mengarah pada pemutusan hubungan kerja 21 terhadap 21 pekerja.

Dean Kamen adalah sosok penemu model Segway yang dapat membawa satu pengguna berdiri di platform kecil di antara dua roda yang terdapat di kiri dan kanan.

Pengemudi cukup condong ke depan untuk menjalankan Segway, condong ke belakang dan berbalik arah dengan memutar pegangan.

Perusahaan ini juga telah menjadi pusat dari berbagai tabrakan tingkat tinggi. Yang paling terkenal adalah insiden kameramen yang menggunakan Segway menabrak pelari Jamaika Usain Bolt pada tahun 2015.

Pada tahun 2003, mantan Presiden Amerika Serikat, George Bush, tertangkap kamera ketika jatuh dari Segway.

Pada April 2015, perusahaan robotika transportasi Tiongkok Ninebot mengakuisisi perusahaan itu, sekitar setengah tahun setelah Segway menyebut Ninebot dalam keluhan pelanggaran paten. Perusahaan gabungan sejak itu melebarkan diri dengan memproduksi skuter listrik dan menjadi pemasok terbesar untuk perusahaan berbagi skuter seperti Bird and Lime.




REKOMENDASI BERITA