New Normal, Toyota Targetkan Kuasai 30 Persen Pasar Indonesia
TEMPO.CO | 24/06/2020 09:27
Anton Jimmy Suwandi, Communication Department Manager PT Toyota-Astra Motor (kiri), Joko Trisanyoto Marketing Director PT TAM, dan Rouli Sijabat PR Manager PT TAM saat menerima penghargaan Top Brand Award 2011 di Jakarta, Rabu (9/2). (Dok. TAM)
Anton Jimmy Suwandi, Communication Department Manager PT Toyota-Astra Motor (kiri), Joko Trisanyoto Marketing Director PT TAM, dan Rouli Sijabat PR Manager PT TAM saat menerima penghargaan Top Brand Award 2011 di Jakarta, Rabu (9/2). (Dok. TAM)

TEMPO.CO, Jakarta - PT Toyota Astra Motor (TAM) menargetkan pangsa pasar sebesar 30 persen pada tahun ini dan berambisi tetap menjadi merek nomor satu di Indonesia. "Target kami posisi nomor satu dengan pangsa pasar di atas 30 persen," ujar Marketing Director TAM Anton Jimmy Suwandi kepada Bisnis, beberapa waktu lalu.

Dia mengungkapkan bahwa fokus Toyota saat ini adalah meningkatkan penjualan ritel dengan cara menggenjot aktivitas omnichannel, baik secara daring maupun luring.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan ritel pada Mei 2020 mencapai 17.803 unit, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, yakni sekitar 24.000 unit.

Dari jumlah tersebut, Toyota menyumbang penjualan 6.727 unit, atau sekitar 39,4 persen dari total penjualan ritel seluruh merek. Secara berturut-turut, penjualan terbanyak kedua dan ketiga diisi Daihatsu dengan catatan 3.673 unit, disusul Honda sebanyak 1.291 unit.

Anton mengatakan bahwa perusahaan terus memonitor perkembangan pasar pada bulan Juni, yang dinilainya memiliki tren lebih baik dibandingkan dua bulan terakhir. “Juni sepertinya market ada pertumbuhan, mudah-mudahan tren membaik ini bisa diteruskan ke depannya,” ujarnya.

Anton menyatakan tren positif tersebut terjadi lantaran dealer di DKI Jakarta dan sekitarnya mulai beraktivitas sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Adapun, Jabodetabek turut mengontribusi 30 persen penjualan Toyota secara nasional.

BISNIS


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT