Jaguar Land Rover Amankan Pinjaman Rp 9,9 Triliun dari Bank Cina
TEMPO.CO | 07/06/2020 15:45
Logo Jaguar Land Rover. REUTERS/Vivek Prakash
Logo Jaguar Land Rover. REUTERS/Vivek Prakash

TEMPO.CO, ShanghaiJaguar Land Rover (JLR), yang dimiliki oleh Tata Motors India, telah menandatangani perjanjian dengan pemberi pinjaman di Cina untuk fasilitas pinjaman berjangka 3 tahun tanpa jaminan sebesar 5 miliar yuan (setara Rp 9,9 triliun). Kesepakatan ini sekaligus menandai pembiayaan utang pertamanya di Cina, Reuters, Minggu, 7 Juni 2020.

Wakil Presiden dan Kepala Keuangan JLR Cina, Arthur Yu, mengatakan bahwa bank-bank Cina yang akan menyediakan pinjaman bergulir tiga tahun termasuk Bank of China, ICBC, China Construction Bank, Bank of Communications dan Shanghai Pudong Development Bank.

Penggalangan dana terjadi ketika pandemi virus corona baru (Covid-19) telah menghantam rantai pasokan dan penjualan mobil secara global. Penjualan JLR di Cina sebelumnya mencapai 25 persen hingga 30 persen dari total penjualan JLR. “Selama dua bulan terakhir mencapai 50 persen,” kata Yu.

“Fasilitas pinjaman dapat membantu JLR Cina mengelola aliran kas dengan lebih baik di tengah pandemi virus corona", kata Yu kepada wartawan, Jumat, 5 Juni 2020.

Jaguar Land Rover, yang mengimpor mobil dan juga memiliki kemitraan manufaktur di kota Changshu di Cina timur dengan Chery Automobile yang berbasis di Wuhu, mengatakan penjualan Cina pada April setara dengan periode yang sama tahun lalu, dan melihat pertumbuhan penjualan di bulan Mei.

Yu mengatakan perusahaan mengharapkan penjualan segmen mobil mewah Cina tahun ini akan sama dengan tahun lalu atau setidaknya mengalami sedikit pertumbuhan.




REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT