Kawasaki Vulcan H2 Akan Lebih Garang dari Model Ninja?
TEMPO.CO | 29/05/2020 09:47
Ilustrasi Kawasaki Vulcan H2. Sumber: motorival.com
Ilustrasi Kawasaki Vulcan H2. Sumber: motorival.com

TEMPO.CO, JakartaKawasaki Vulcan H2 dikabarkan sedang proses penyiapan untuk dihadirkan di pasar. Menurut media Jepang Young-Machine, motor ini masih proses pengembangan di pabrik. Saat ini, Kawasaki sendiri telah memiliki dua line up dengan mesin supercharger, yaitu Ninja H2 dan Z H2.

Sepertinya raksasa roda dua Jepang Kawasaki berencana untuk menambah setidaknya satu sepeda motor supercharged di setiap kategori produknya. Dimulai dengan Kawasaki Ninja H2 di segmen supersport kemudian memiliki Kawasaki Ninja H2 SX dan Ninja H2 SX SE untuk motor turing. Tahun lalu, Tim Green meluncurkan Kawasaki Z H2 di segmen motor telanjang. Sesuai dengan laporan yang disebutkan di atas, Kawasaki sedang mengerjakan sebuah motor penjelajah supercharged yaitu Vulcan H2.

Kawasaki Vulcan H2 bisa diatur untuk jok tunggal. Lampu depannya kemungkinan menggunakan dari Kawasaki Z H2 yang memiliki desain Sugomi yang menonjol dan unik dibandingkan model kompetitor. Hanya saja gambar rekaan Vulcan H2 supercharged masih belum menyakinkan sesuai dengan model produksi massal. Untuk mengakomodasi mesin supercharged di Vulcan H2, Kawasaki perlu membuat rangka dan sasis yang didesain ulang untuk menjamin kekuatannya.

Sampai sekarang, tidak ada informasi resmi mengenai Kawasaki Vulcan H2. Namun, dikatakan bahwa motor cruiser supercharged sedang dalam pengembangan dan akan membutuhkan waktu sekitar 1-3 tahun untuk menjadikan produk massal. Kemungkinan motor baru ini akan hadir pada satu tahun mendatang atau bisa lebih.

Saat ini, Kawasaki Vulcan S yang beredar di pasar menggunakan mesin paralel-kembar 644 cc yang menghasilkan tenaga 62,1 Hp dan torsi 63 Nm. Motor ini memiliki berat 226 kg dan kapasitas penampungan BBM 14 liter. Di Indonesia, Vulcan S dibanderol Rp 185.500.000 On The Road (OTR) Jadetabekser (Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Serang).

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT