Corona, Penjualan Mobil di Eropa April 2020 Turun 67 Persen
TEMPO.CO | 27/05/2020 07:28
Karyawan bekerja pada lini produksi dan kontrol kualitas mobil Renault Kangoo di pabrik Renault Maubeuge Construction Automobile di Maubeuge, Prancis, 8 November 2018. Renault Kangoo mulai diproduksi sejak tahun 1997 untuk pasaran Eropa. REUTERS/Philippe
Karyawan bekerja pada lini produksi dan kontrol kualitas mobil Renault Kangoo di pabrik Renault Maubeuge Construction Automobile di Maubeuge, Prancis, 8 November 2018. Renault Kangoo mulai diproduksi sejak tahun 1997 untuk pasaran Eropa. REUTERS/Philippe Wojazer

TEMPO.CO, Jakarta - Pendaftaran kendaraan baru (penjualan mobil) tipe komersial di Uni Eropa pada April 2020 anjlok 67 persen, tertekan dampak penguncian sepanjang bulan oleh hampir seluruh negara di kawasan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Berdasarkan data European Automobile Manufacture Association (ACEA), tekanan pandemi Covid-19 telah menginfeksi 27 dari anggota Uni Eropa, yang menyebabkan permintaan pasarnya lunglai.

Sejumlah negara, yang menerapkan upaya-upaya mencegahan Covid-19 secara ketat tercatat menderita penurunan penjualan mobil yang parah, seperti Spanyol (-87,8 persen), Italia (-85,5 persen) dan Prancis (-82,4 persen).

Tercatat seluruh segmen kendaraan komersial menderita penurunan penjualan pada April 2020.

Adapun sepanjang empat bulan pertama tahun ini, permintaan UE terhadap kendaraan komersial berkontraksi 34,5 persen, terutama akibat dampak virus corona pada Maret dan April 2020.

Empat negara tercatat menderita pelemahan permintaan hingga 2 digit, yakni Spanyol (-46,6 persen), Prancis (-41,6 persen), Italia (-41,4 persen) dan Germany (-22,5 persen). Keempatnya merupakan negara pabrikan kendaraan bermotor yang selama ini memimpin penjualan mobil di Eropa. 

BISNIS

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT