Mobil Listrik Pertama Toyota-FAW Mulai Diproduksi di Cina
TEMPO.CO | 14/05/2020 03:31
Toyota C-HR EV (juga disebut Toyota IZOA EV) hasil kerja sama dengan GAC meluncur di Cina mulai 22 April 2020. (GAC-Toyota)
Toyota C-HR EV (juga disebut Toyota IZOA EV) hasil kerja sama dengan GAC meluncur di Cina mulai 22 April 2020. (GAC-Toyota)

TEMPO.CO, Tianjin - Mobil listrik murni kerja sama Toyota - FAW mulai diproduksi secara massal di Pabrik Tianjin FAW Toyota Motor Co Ltd, seperti dilaporkan Kantor Berita Xinhua, Rabu, 13 Mei 2020. 

Ini akan menjadi mobil listrik murni pertama di bawah brand Toyota di Cina. 

Perusahaan belum memberikan informasi detail mengenai spesifikasi teknis mobil listrik Toyota ini. Perusahaan hanya mengklaim mobil listrik ini akan dilengkapi baterai dengan penyimpanan besar. 

Sebelumnya, Toyota - FAW mengumumkan kerja sama pengembangan mobil listrik. Kedua perusahaan mendirikan pabrik mobil listrik baru senilai SIN$ 1,2 miliar (setara Rp 12,3 triliun) di kota Tianjin, Cina.

Toyota C-HR EV (juga disebut Toyota IZOA EV) hasil kerja sama dengan GAC meluncur di Cina mulai 22 April 2020. (GAC-Toyota)

Pabrik ini dikerjakan bersama mitra lokal FAW Group. Rencana pabrikan Jepang bersama FAW Group ini dilaporkan tertuang dalam sebuah dokumen dari pihak berwenang setempat seperti diwartakan Reuters, 29 Ferbuari 2020.

Perusahaan patungan antara Toyota dan FAW berencana untuk berinvestasi sekitar 8,5 miliar yuan (setara Rp 17,4 miliar) di pabrik, menurut sebuah dokumen yang dikeluarkan oleh otoritas dari Cina-Singapore Tianjin Eco-city.

Dokumen itu juga menunjukkan bahwa pabrik ini akan memiliki kapasitas produksi 200 ribu kendaraan energi terbarukan per tahun.

Di Cina, kendaraan energi terbarukan termasuk baterai (mobil listrik murni), plug-in hybrid dan kendaraan sel bahan bakar.

Toyota C-HR EV (juga disebut Toyota IZOA EV) hasil kerja sama dengan GAC meluncur di Cina mulai 22 April 2020. (GAC-Toyota)

Selain dengan FAW, Toyota juga menjalin kerja sama pengembangan mobil listrik dengan GAC. GAC-Toyota bahkan sudah merilis mobil listrik berbasis Toyota C-HR dengan nama Toyota IZOA EV pada 22 April 2020. Toyota C-HR dipasarkan dengan model hybrid, dan IZOA bertenaga listrik murni. Kedua model itu dipasarkan di Cina. 

Toyota C-HR EV hasil kerja sama dengan GAC didukung baterai 54,3 kWh, yang mampu melaju hingga 400 kilometer dengan sekali pengisian daya dalam metrik NEDC. Motornya menghasilkan 150 kWh (201 hp) dan torsi sebesar 300 Nm. 

Baterai tersebut diklaim tahan air, debu, dan memiliki lapisan anti karat di bagian bawah. Baterai itu juga ditutup dengan pelindung khusus untuk menjaga keamanan dan kinerjanya. 


 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT