Imbas Corona, Daihatsu Sebut Penjualan April Bisa Lebih Buruk
TEMPO.CO | 07/04/2020 06:10
Daihatsu New Ayla 2020. Sumber: Astra Daihatsu Motor
Daihatsu New Ayla 2020. Sumber: Astra Daihatsu Motor

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra belum bisa memastikan kapan pasar otomtoif Indonesia bisa pulih dari guncangan pandemi corona. Menurut dia, tahun ini pasar otomotif akan sangat berat.

"Prediksi (ahli ekonomi) di Cina aja baru bisa pulih pada kuartal 3 tahun 2021. Kalau itu asumsinya maka tahun ini, akan menjadi sangat berat. Ibu Sri Mulyani (Menteri Keuangan) juga kan pernah bilang ekonomi bisa saja minus,"ujar Amelia dalam konferensi pers via aplikasi zoom, Senin, 6 April 2020.

Melihat kondisi itu, kata Amel, maka revisi target Gaikindo sebanyak 600 ribu unit kendaraan bisa terjual sudah cukup masuk akal.

Dia juga menyebut bahwa pada bulan Maret 2020 pangsa pasar otomotif turun 22 persen. Daihatsu juga ikut terimbas dengan mengalami penuruan sebesar 20 persen.

"April ini diperkirakan akan turun lebih dalam lagi karena Samsat tutup, brand tidak registrasi untuk dapat STNK,"ujarnya.

Selain itu, perusahaan leasing juga saat ini mulai berhati-hati menerima konsumen. Itu karena adanya informasi terkait relaksasi kredit. "Adanya info tidak bayar setahun itu disikapi sangat hati-hati oleh leasing,"ujarnya.

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT