Suzuki Jimny 5 Pintu Dikabarkan Akan Mulai Dijual Akhir 2020
TEMPO.CO | 28/03/2020 08:20
Rendering Suzuki Jimny empat pintu oleh X-Tomi Design. (X-Tomi Design)
Rendering Suzuki Jimny empat pintu oleh X-Tomi Design. (X-Tomi Design)

TEMPO.CO, New Delhi - Dalam ajang New Delhi Auto Show 2020, Maruti Suzuki, APM Suzuki di India disebut-sebut berencana merakit Suzuki Jimny 5 pintu. Maruti memiliki fasilitas pabrik Suzuki terbesar kedua setelah pabrik Suzuki di Jepang. Apalagi, Suzuki juga tengah mempersiapkan pabrik baru di India yang diharapkan menjadi andalan jika nantinya Maruti disetujui prinsipal untuk merakit model baru dari Jimny.

Menurut Autocar India, Maruti ngotot ingin merakit Suzuki Jimny 5 pintu karena pasar lokal di negara Bollywood itu lebih menyukai SUV dengan kapasitas luas dibandingkan model mini yang saat ini dijual di pasar global. Boleh dibilang pasar India mirip dengan Indonesia, dimana kendaraan diharapkan bisa menampung banyak penumpang karena rata-rata anggota keluarga di sana cukup banyak. "Konsumen keluarga sangat menyukai model yang memiliki dimensi panjang, wheelbase panjang dan ketangguhan untuk offroad," dalam penjelasan media tersebut.

Media tersebut juga mengungkap tampilan samping dari Suzuki Jimny tidak akan berbeda dengan model 3 pintu yang juga dijual di Indonesia. Hanya sedikit lebih panjang. Jimny 5 pintu tetap mengandalkan ladder-frame chassis, rigid axles, dan penggunaan four-wheel drive dengan low-range transfer case.

Soal mesin, Jimny versi India akan hadir dengan mesin bensin K15B 1.5-litre dengan tenaga sekitar 105 PS. Mesin ini juga digunakan pada Suzuki Jimny versi global dengan 3 pintu. Selain itu, ada kemungkinan versi baru ini nantinya dirancang bisa lolos Euro 5 yang saat ini menjadi kendala Jimny untuk masuk pasar Eropa. Model saat ini belum bisa lolos Euro 5 dan terancam tak dijual di Eropa.

Sejumlah pemberitaan di India, bahwa Suzuki Jimny 5 pintu akan digarap di Pabrik Hansalpur, Gujarat, India sekitar bulan Juni 2020. Mobil ini baru akan dijual di dealer setempat sekitar enam bulan setelah dimulainya perakitan, termasuk akan masuk pasar ekspor.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT