Virus Corona, Produksi Motor Honda dan Yamaha Masih Normal
TEMPO.CO | 03/03/2020 07:32
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan di acara pelepasan ekspor ke-1,5 juta unit sepeda motor Yamaha ke 43 negara di Pabrik Global PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Pulo Gadung, Jakarta Timur, 3 Desember 2018. TEMPO/Wisnu Andebar
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan di acara pelepasan ekspor ke-1,5 juta unit sepeda motor Yamaha ke 43 negara di Pabrik Global PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Pulo Gadung, Jakarta Timur, 3 Desember 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

TEMPO.CO, Jakarta - Dua produsen sepeda motor terbesar di Indonesia, PT Astra Honda Motor dan PT Yamaha Motor Manufacturing Indonesia, mengklaim proses produksi sepeda motor di pabrik mereka masih berlangsung normal meski dunia sedang dilanda wabah virus corona.

Public Relation Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Antonius Widiantoro, mengatakan bahwa seluruh proses produksi di pabrik Yamaha di Pulogadung maupun di Karawang berjalan normal. “Sampai saat ini masih aman,” kata Anton kepada Tempo, Selasa, 3 Maret 2020.

Terkait virus corona, lanjut dia, Yamaha Indonesia tetap waspada dan terus melakukan tindakan-tindakan pencegahan demi kesehatan dan keamanan bersama. “Jadi kami secara aktif terus memonitor perkembangan virus corona ini,” ujar dia.

Ia juga mengklaim bahwa kegiatan ekspor dan impor hingga saat ini masih berjalan seperti biasa. “Belum ada pembatasan maupun perubahan,” kata dia.

Pabrik Yamaha di Indonesia memproduksi beberapa model seperti Yamaha Nmax, Mio, FreeGO, X-Ride, Soul GT, Fino, Lexi, Aerox, YZF-R3, YZF-R25, MT-03, MT-25, YZF-R15, dan sebagainya. Beberapa di antaranya diekspor ke manca negara.

Pekerja menyelesaikan perakitan unit sepeda motor di pabrik AHM, Karawang, Jawa Barat, 3 November 2016. All New Honda CBR250RR akan menjadi model teringan di kelasnya dengan bobot 165 kg untuk tipe standar (STD) dan 168 kg untuk tipe ABS berkat penyematan rangka teralis terbaru dan mesin compact. ANTARA FOTO

PT Astra Honda Motor (AHM) mewaspadai dampak dari virus corona terhadap produksi di pabrik mereka di Indonesia.

General Manager Corporate Communication PT AHM Ahmad Muhibbudin menyampaikan bahwa secata tidak langsung virus corona dapat menggangu produksi PT AHM.

“Beberapa supplier datang dari luar,” kata Muhib kepada Tempo, Senin, 2 Maret 2020.

Menurut Muhib, perusahaan secara berkesinambungan mengantisipasi kemungkinan terdampak wabah virus corona, khususnya dalam hal produksi di pabrik.

“Dari analisa kami sampai saat ini produksi masih aman sesuai rencana,” ujar dia. 

Perusahaan, lanjut dia, akan terus memonitor dan membuat counter measure-nya jika terjadi kendala dalam hal produksi karena virus corona.

AHM memiliki pabrik perakitan sepeda motor dan mesin di Sunter, Cikarang, Kelapa Gading, dan Karawang. Berdasarkan data di website astra-honda.com, pabrik AHM memiliki kapasitas produksi 5,8 juta unit per tahun.

Pabrik ini juga melakukan ekspor sepeda motor seperti Honda BeAT, Honda ADV 150, Honda CBR205RR, dan sebagainya. Kegiatan ekspor Honda juga diklaim masih berjalan normal dan belum terdampak virus corona. 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT