Adira Finance Siap Layani Pembiayaan Kendaraan Listrik
TEMPO.CO | 20/02/2020 18:53
Sejumlah pemilik motor listrik melakukan pengisian baterai di Stasiun Pengisian Cepat Baterai Kendaraan Listrik milik ABB yang ada di Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) BPPT di kawasan Puspiptek Serpong, Banten, Sabtu, 7 September 2019. ANTARA/
Sejumlah pemilik motor listrik melakukan pengisian baterai di Stasiun Pengisian Cepat Baterai Kendaraan Listrik milik ABB yang ada di Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) BPPT di kawasan Puspiptek Serpong, Banten, Sabtu, 7 September 2019. ANTARA/Muhammad Iqbal

TEMPO.CO, Jakarta -Perusahaan pembiayaan otomotif Adira Finance memastikan bahwa pihaknya akan menghadirkan layanan pinjaman untuk pembelian kendaraan listrik.

"Soal perkembangan pembiayaan kendaraan listrik, Adira bukan memproduksi kendaraan tapi memberikan pembiayaan. Jadi mau barangnya apa aja ya dibiayai," kata Direktur Penjualan, Service dan Distribusi Adira Finance Niko Kurniawan di Jakarta, Kamis, 20 Februari 2020.

"KamiĀ bring tomorow for today. Dulu kan harus ngumpulin duit lalu 3 tahun baru bisa beli kendaraan, sekarang kan cukup bayar DP sudah ada barangnya, tinggal nyicil," ujarnya melanjutkan.

Menurut Niko, kini sudah ada sejumlah permintaan pembiayaan untuk membeli kendaraan listrik, terutama motor, di Adira Finance.

"Ada (permintaan), tapi jumlahnya enggak banyak. (Permintaan) misalnya untuk Viar, yang ada STNK-nya, ada juga skuter-skuter kecil yang di trotoar. Tapi memang (permintaannya) enggak banyak," kata dia.

Lebih lanjut, terdapat dua tipe motor listrik yang dapat diberikan bantuan pembiayaan. Pertama adalah motor listrik dengan STNK dan tanpa STNK.

"Motor listrik ada yang dibarengi dengan STNK, dan ada yang enggak. Kalau yang ada STNK kami masukkan ke pembiayaan sepeda motor," jelas Niko.

"Kalau yang enggak ada STNK biasanya (bermesin) cc-nya kecil," kata dia.

Sebelumnya, Adira Finance menyatakan siap mengucurkan fasilitas pinjaman untuk kepemilikan kendaraan listrik asalkan ada permintaan yang masif dari masyarakat.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT