Mengisi Tangki Bensin Motor Tak Perlu Digoyang, Ini Alasannya
TEMPO.CO | 26/01/2020 13:53
Seorang pengendara sepeda motor yang mengenakan rompi kuning atas simbol protes kenaikan harga bahan bakar minyak, mengisi tangkinya di sebuah pompa bensin di Antibes, Prancis, 17 November 2018. Para pengunjuk rasa berteriak agar Macron, yang baru memerin
Seorang pengendara sepeda motor yang mengenakan rompi kuning atas simbol protes kenaikan harga bahan bakar minyak, mengisi tangkinya di sebuah pompa bensin di Antibes, Prancis, 17 November 2018. Para pengunjuk rasa berteriak agar Macron, yang baru memerintah selama 18 bulan ini, mengundurkan diri. REUTERS/Eric Gaillard

TEMPO.CO, Jakarta - Pengisian tangki bensin penting karena tanpa bahan bakar maka mesin kendaraan tidak bisa dinyalakan. Ketika berada di Stasiun Pengisian Bahan Bakar ada saja yang unik yaitu orang menggoyang-goyangkan tangki bensinnya. Mereka mengira bahwa dengan menggoyang-goyangkan tangki bensin maka bisa memuat BBM lebih banyak.

Apakah benar hal tersebut. Seperti yang dikutip dari instagram @suzukiindonesia menyebutkan bahwa bagian dalam tangki merupakan satu ruangan. Bukan berupa beberapa ruangan yang diberi partisi-partisi dan saling terhubung. Apalagi bensin merupakan zat cair yang memiliki sifat yaitu mengisi ruang kosong yang posisinya lebih rendah. Jadi tidak ada hubungannya antara aktivitas mengguncang-guncang kendaraan dengan kapasitas bensin lebih banyak.

Pengisian bensin disarankan paling maksimal hingga permukaan bensin menyentuh bagian filler neck. Sebaiknya jangan melebihi batas tersebut. Apabila melebihi batas tersebut, bensin akan keluar melalui saluran overflow dan akan beresiko terjadi kebakaran jika bensin tersebut jatuh pada area yang panas.

Selain itu, pemilik kendaraan disarankan menggunakan bensin yang masih ‘segar’ saat mengisi tangki. Hindari bensin tercemar oleh kotoran, debu, air atau cairan lainnya saat melakukan pengisian bensin.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT