Kembaran Esemka Garuda di Dubai Dijual Rp 379 Juta
TEMPO.CO | 21/09/2019 06:35
Sandstorm Alreem, SUV yang mirip dengan Esemka Garuda, (Sandstorm-Auto.com)
Sandstorm Alreem, SUV yang mirip dengan Esemka Garuda, (Sandstorm-Auto.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Kembaran Esemka Garuda (SUV) dan Esemka Digdaya (Double Cab) sudah dipasarkan di Uni Emirat Arab. Adalah Sandstorm Automotive yang merakit dan memasarkannya dengan nama Sandstorm Alreem (SUV) dan S24 (Double Cab).

Di situs sandstorm-auto.com, kedua model ini dijual dengan harga AED 98.999 atau setara Rp 379,9 juta (Alreem) dan AED 78.999 setara Rp 303,2 juta (S24). Sandstorm mencantumkan keterangan bahwa harga tersebut merupakan harga perkenalan.

Tak disebutkan secara gamblang bahwa model itu rebadge dari mobil Foday Landford (Alreem) dan Foday F22 (S24). Hanya saja, Sandstorm mengklaim bermitra dengan produsen suku cadang otomotif internasional terkemuka.

"Kami terus mencari pemasok (komponen) baru di UEA untuk meningkatkan lokalisasi kendaraan kami, dengan turjuan memiliki 60-80 persen komponen lokal," seperti dikutip dari website resmi mereka.

Interior Alreem. (Sandstorm-Auto.com)

Alreem diklaim memiliki desain eksterior yang menonjolkan keindahan dan kekuatan serta menggabungkan kenyamanan. Model ini dibekali dengan sunroof, monitor layar sentuh 7 inci, GPS, dan fitur canggih lainnya.

Alreem 7 penumpang ini dibekali mesin 2.0L Turbo dengan output 215HP dan torsi 280 Nm. Model ini menggunakan sasis tangga (ladder frame) berpenggerak 4x4. Konstruksi sasis dan kaki-kaki diklaim telah dirancang untuk mampu digunakan berkendara di medan gurun. Perusahaan juga mengklaim bahwa sasis dapat ditingkatkan kekuatannya (upgrade) untuk memenuhi beberapa persyaratan militer.

Sedangkan S24 yang mirip Digdaya menggunakan mesin 2.4L dengan output 134HP dan torsi 200 Nm. Model ini juga diproduksi dengan sasis tangga seperti pada Alreem. Hanya saja, S24 ditawarkan dalam dua pilihan penggerak yakni 4x4 dan 4x2.

Pabrik utama akan berada di area Al Rahil di Abu Dhabi, kota mobil pertama di Timur Tengah, berukuran 15.000 meter persegi. Jalur perakitan sementara dibangun pada bulan Juli 2018 dengan produksi dimulai pada bulan September.

Dr. Majida Al Azzazi, Pendiri dan CEO Sandstorm Automotive dikutip dari eua.yallamoor.com, mengatakan: “Kami bangga menjadi yang pertama di kawasan ini yang memproduksi SUV Arab pertama. Alreem akan diproduksi dalam tiga level trim dengan harga mulai dari AED 138.000 hingga AED 185.000 (Red-harga ini saat diumumkan, di situs Sandstorm-Auto.com masih menggunakan harga perkenalan). Seiring waktu, kami juga berencana untuk meluncurkan mobil kabin pertama kami, S24.”

Double Cabin Sandstorm S24 mirip Esemka Digdaya. (Sandstorm-Auto.com)

Spesifikasi Alreem seperti yang dipublikasikan perusahaan ternyata berbeda dengan Foday Landfort yang dijual di Cina. Foday memiliki enam varian, yakni 2.4L Standard, 2.4L Luxury, 2.4 4WD Luxury, 1.9T Standard, 1.9T Luxury, dan 1.9T 4WD Luxury.

Dalam varian tersebut menggunakan mesin bensin dan mesin diesel. Mesin bensin yang dipakai memiliki kode Mitsubishi 4G69S4N petrol 2.4L yang mampu menyemburkan tenaga hingga 136 HP. Adapun Esemka Garuda menggunakan mesin 2,4 liter.

Dari foto-foto Alreem maupun S24 memiliki tampilan serupa dengan Esemka Garuda dan Esemka Digdaya yang Tempo jumpai di pabrik perakitan mobil Esemka di Boyolali pada 6 September 2019. Perbedaan dari sisi eksterior yang paling mencolok desain grill yang sedikit berbeda, dan tentunya adalah emblem yang juga berbeda.

Mobil Esemka prototipe di pabrik perakitan Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu 7 September 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

Interior Alreem terlihat modern dan mewah. Sayangnya, Tempo tidak bisa melihat interior Garuda karena memang tidak diperkenankan untuk dibuka. Sedangkan untuk Esemka Digdaya, Tempo mendapati bahwa model pikap kabin ganda ini telah diubah menjadi berpenggerak listrik. Mesin utama telah diangkat, diganti dengan motor listrik yang dikembangkan bersama PT Pindad.

Mobil Esemka prototipe di pabrik perakitan Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu 7 September 2019.

Jika di Uni Emirat Arab kembaran Esmeka Garuda dan Esemka Digdaya sudah mulai dijual, di Indonesia masih berupa prototipe. Apakah Esemka akan meluncurkan SUV ini dalam waktu dekat?

Belum ada tanggapan resmi dari petinggi PT Solo Manufaktur Kreasi selaku produsen mobil Esemka. "Sementara ini kami fokus pada pikap Esemka Bima," kata Eddy Wirajaya, Presiden Direktur Esemka saat dijumpai di sela-sela peresmian pabrik.

Simak video mobil-mobil prototipe Esemka di pabrik perakitan di Boyolali:



REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT