Pemerintah Siapkan Fasilitas Uji Tabrak, Bisa untuk Mobil Listrik
TEMPO.CO | 13/09/2019 07:30
Mitsubishi Xpander meraih bintang 4 dalam uji tabrak ASEAN NCAP. Youtube.com/ASEAN NCAP
Mitsubishi Xpander meraih bintang 4 dalam uji tabrak ASEAN NCAP. Youtube.com/ASEAN NCAP

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan akan membangun fasilitas pengujian kendaraan mencakup fasilitas uji tabrak atau proving ground tahun depan. Proving ground juga mencakup pengujian kendaraan listrik nantinya.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, di sela-sela pagelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) The Series Makassar. Proving ground akan dibangun di Bekasi, Jawa Barat.

"Tahun 2020. Kami akan mulai pembangunan proving ground di balai pengujian kami di Bekasi. Ada (uji tabraknya) Pasti ada itu. Kalau pengelolaan nanti saya kan pasti nanti akan gabungan dengan Kemenperin, karena ada juga yang akan dilakukan Kemenperin , ada juga yang oleh kami (Kemenhub)," ujarnya kepada wartawan di Makassar, Rabu 11 September 2019.

"Uji tipe termasuk kendaraan listrik juga," tambahnya.

Sebenarnya kata Budi Indonesia sudah punya fasilitas proving ground namun masih belum cukup mumpuni. Nantinya pembangunan proving ground tersebut akan melibatkan pihak swasta sebagai investor untuk pengembangan fasilitas pengujian tipe melalui skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dean Badan Usaha).

Skema tersebut dilakukan karena untuk pembangunan proving ground butuh dana yang cukup besar.

"Ada kelengkapan untuk uji tipe, sebenarnya kami sudah ada uji tipe saat ini. Tapi begitu untuk uji di lapangan, uji jalan itu kami belum punya. Indonesia adalah salah satu negara di ASEAN baru beberapa yang memiliki," tutur Budi.

"Kami mengajak di sektor swasta termasuk investor dari jepang atau korea jika berminat untuk pembangunan proving ground," tambahnya.

Budi menjelaskan bahwa proving ground yang dilengkali dengan fasilitas uji tabrak ini dibangun sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah untuk menjamin kualitas kendaraan dan tingkat keselamatan.

"Menjamin bahwa mobil yang akan dioperasikan, tipe baru yang dibuat, selain uji tipe untuk kinerja dari kendaraannya tapi juga uji di lapangannya tadi. Dan untuk semakin menjamin bahwa mobil yang diproduksi di Indonesia itu punya tingkat keselamatan tinggi," pungkasnya.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT