Harga Mobil Toyota di Ibu Kota Baru Lebih Mahal Hingga Rp 50 juta
TEMPO.CO | 01/09/2019 09:48
Toyota Avanza Veloz di pameran GIIAS 2019. 27 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto
Toyota Avanza Veloz di pameran GIIAS 2019. 27 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah resmi memindahkan Ibu Kota baru ke Kalimantan Timur. Banyak dampak yang ditimbulkan dari kebijakan tersebut, satu di antaranya adalah sektor otomotif. 

Produk dari PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku agen pemegang merek Toyota di Indonesia memiliki perbedaan harga jual antara di Jakarta dengan di Ibu Kota baru. Perbedaannya harga atau selisihnya bisa dibilang cukup banyak. Harga mobil di Kalimantan bisa lebih mahal hingga Rp 50 juta dibanding Jakarta.

Direktur Pemasaran TAM, Anton Jimmi Suwandy tidak menampik hal tersebut. Namun ia menyebut perbedaan harga itu wajar karena disebabkan beberapa hal.

"Perbedaan harga disebabkan oleh beberapa faktor. Mulai dari beda pajak, beda transportasi (pengiriman), penyesuaian itu pasti ada karena menyebrang laut (dari Pulau Jawa) dan lainnya," ujarnya kepada wartawan, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Untuk kemungkinan harga produk turun, kata Anton menjelaskan tergantung dari kompetisi di pasar di sana, serta perhitungan lainnya. Jadi tidak bisa asal menentukan penurunan harga.

"Basic-nya harga bukan naik turun, tapi kami melihat kompetisi di pasar tersebut. Kalau misal di kompetisi pasar tersebut kami harus menyesuaikan harga atau harus menurunkan harga ya kami harus menyesuaikan di pasar itu, dan pasti memenuhi kriteria biaya logistik dan lainnya," katanya.

Sebagai contoh berdasarkan daftar harga dealer Toyota di Balikpapan dan Samarinda yang diterima Tempo , Avanza tipe terendah 1.3 E transmisi manual Rp 223,6 di Balikpapan, sedangkan di Jakarta hanya Rp 191 juta, yang bahkan lebih mahal dibanding model Avanza tipe G dengan mesin 1.500 cc bertransmisi manual yang dijual Rp 221 juta di Jakarta.

Contoh selanjutnya di Samarinda. Di Ibu Kota provinsi Kalimantan Timur ini, perbedaan harganya hampir mencapai Rp 50 juta. Toyota Avanza 1.3 E M/T di Samarinda ditawarkan dengan harga Rp 238,1 jutaan

Di luar itu lebih lanjut Anton memaparkan, Toyota Avanza, Toyota Kijang Innova, dan Toyota Calya disebut Anton menjadi produk yang pling laris di Kalimantan.

"Saya terus terang belum dapat data detilnya model apa aja, tapi rasanya nggak jauh dengan model nasional," lanjutnya.

Menyoal penjualan di Kalimantan Anton menyebut tahun lalu rata-rata penjualan Toyota sebanyak 520 unit perbulan.

"Ini Toyota ya jadi totalnya full year 6.245 unit. 2019 sampai Juli kita sudah menjual 3.330 unit, jadi rata-ratanya 476 unit. Kaltim (Kalimantan Timur) saja, jadi cabang-cabang kita yang ada di Kaltim," sebutnya.

"Jadi ini adalah penjualan dari total network kami, ada 7 cabang ya ada Balikpapan, Samarinda, bontang, dan Tenggarong," ujarnya. 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT