Sering Gonta-ganti Pelumas, Apakah Mesin Harus Dibilas?
TEMPO.CO | 11/08/2019 07:46
Distributor Pelumas STP memberikan promosi selama pelaksanaan GIIAS.
Distributor Pelumas STP memberikan promosi selama pelaksanaan GIIAS.

TEMPO.CO, Jakarta - Pemilik kendaraan seperti mobil atau motor ada saja yang ingin performa motornya lebih baik dari standar. Banyak diantara mereka menjajal sejumlah merek pelumas atau oli. Padahal setiap merek pelumas memiliki kandungan aditif dan komposisi yang berbeda. Apakah kondisi tersebut membutuhkan pembilasan untuk mengurangi endapan aditif masing-masing merek oli pada bagian mesin.

Seperti dikutip dari laman Suzuki, pembilasan atau di sebut juga dengan flushing adalah hal yang tidak mendesak dilakukan di mesin motor, kecuali kalau pelumas sebelumnya menunjukkan adanya masalah. Misalnya, saat pelumas dikeluarkan dari mesin terlihat tidak normal atau jauh berkurang volumenya, maka pembilasan menjadi hal yang sebaiknya segera dilakukan. Selain itu, pembilasan oli mesin juga sebaiknya segera dilakukan saat motor baru saja terendam banjir.

Alasan tidak mendesaknya pembilasan oli mesin motor karena teknologi pelumas untuk mesin motor didasarkan pada beberapa bahan baku aditif dan base oil yang secara kimia relatif bersahabat satu sama lain, sehingga kemungkinan adanya ketidakcocokan juga relatif kecil.

Pelumas pada mesin kendaraan berbeda teknologi dengan pelumas mesin-mesin industri yang bahan bakunya cukup variatif, sehingga pembilasan adalah hal yang wajib diperlukan agar efek samping ketidakcocokan secara kimiawi bisa dihindari. Sehingg, pembilasan di mesin motor sebenarnya lebih bertujuan untuk menghindari dampak negatif dari buruknya kondisi pelumas after used yang tersisa di mesin motor.

Pembilasan bisa dilakukan di bengkel resmi atau bengkel lainnya yang telah berpengalaman.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT