Renault Triber Akan Dijual Murah, Ancam Mobil LCGC?
TEMPO.CO | 15/07/2019 14:35
PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) meluncurkan mobil terbarunya Renault Triber kapasitas 7 penumpang di dealer Renault Bintaro, Jumat 12 Juli 2019. Tempo/Muhammad Kurnianto.
PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) meluncurkan mobil terbarunya Renault Triber kapasitas 7 penumpang di dealer Renault Bintaro, Jumat 12 Juli 2019. Tempo/Muhammad Kurnianto.

TEMPO.CO, Jakarta - PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) resmi meluncurkan produk Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) terbarunya yakni Renault Triber. Mobil ini disebut akan dibanderol dengan harga 'miring', bahkan harganya tidak jauh beda dengan mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC).

Nantinya Renault Triber akan menjadi produk satu level di atas Renault Kwid karena mengusung platform yang sama namun sudah dimodifikasi untuk sebuah Low MPV. Di India Renault Triber dibanderol seharga 530.000 lakh atau setara dengan Rp 108 juta, hingga yang termahal untuk varian tertingginya 800.000 lakh atau setara dengan Rp 165 jutaan .

Dengan beragam fitur yang ditanamkan pada mobil dan harga yang 'miring' itu, otomatis Renault Triber akan menjadi ancaman baru di segmen mobil LCGC, meski mobil merupakan model LMPV.

Baca juga: Maxindo Janjikan Harga Renault Triber Akan Mengejutkan Konsumen

Di pasar LCGC sendiri berdasarkan data penjualan wholesales (dsitribusi dari pabrik ke diler) Gabungan Indsutri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sepanjang Januari-Mei 2019, dari posisi lima ke atas, Daihatsu Sigra menempati posisi pertama sebagai mobil LCGC terlaris yang terjual sebanyak 4.957. Mobil dibanderol Rp 114 - Rp 154 Jutaan.

Daihatsu Sigra diluncurkan pada waktu dan tempat yang sama dengan peluncuran Toyota Calya. Dalam hal penjualan ia bisa mendekati saudaranya. Gacoan Daihatsu di kelas LCGC ini cukup bagus dengan penjualan 46.222 unit. Sigra mengusung mesin dengan kapasitas yang sama dengan Calya. daihatsu.co.id

Diposisi kedua ada Honda Brio Satya yang dibanderol Rp 140 - Rp 191 juta, berhasil terjual sebanyak 4.030 unit sepanjang Januari-Mei 2019. Lalu ada Toyota Calya yang dibanderol Rp 136 - Rp 156 juta berhasil terjual sebanyak 3.877 unit, Toyota Agya yang dibanderol Rp 138 jt - Rp 158 juta berhasil terjual 2.455 unit, dan Daihatsu Ayla yang terjual 2.222 unit dengan banderol Rp Rp 92 jutaan - Rp 146.2 juta, pada periode yang sama,

Lanjut mengaitkan soal harga. Jika benar Renault Triber dibanderol tidak jauh dengan harga di India, maka mobil bisa disebut sebagai produk LMPV dengan harga LCGC. Untuk itu bukan hanya mengancam produk LCGC yang sudah ada, Renault Triber juga bisa ancam pasar LMPV.

Sebagai informasi, Meski Triber akan memiliki harga kompetitif namun kabarnya Renault akan memanjakan konsumen dengan fitur kekinian. Salah satu fitur yang menjadi jagoan adalah connected-car technology. Dengan konektifitas yang fleksibel ini akan memberikan nilai tambah pada kenyamanan dan keamanan. Paket konektivitas ini akan hadir pada semua produk terbaru Renault.

Renault Triber akan menampilkan sistem infotainment layar sentuh. Dalam foto spyshot telah mengungkapkan bahwa Renault akan menawarkan sistem infotainment layar lebar yang akan lebih besar dari layar sentuh Kwid, Lodgy, Duster dan Captur yang berukuran 7,0 inci.

Seorang Sales promotion girls (SPG) berjaga di depan mobil produk Toyota Calya Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di Indonesia Convention Exhibtion (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, 11 Agustus 2016. Tempo/ Aditia Noviansyah

Renault baru saja menambahkan kompatibilitas Android Auto dan Apple CarPlay ke Kwid dan Captur; dan fitur-fitur ini juga akan hadir di Triber. Sistem infotainment Triber juga akan mendapatkan beberapa fitur cerdas seperti pelatihan gaya mengemudi dan Catatan konsumsi bahan bakar dengan gaya pengemudi.

Teknologi mobil yang terhubung ini kemungkinan memiliki kemiripan dengan teknologi pada Hyundai Venue dan MG Hector yang akan mulai dijual dalam beberapa minggu mendatang. Teknologi Blue Link Hyundai menghadirkan 33 fitur konektivitas ke Venue. Fitur-fitur secara luas dikategorikan sebagai keselamatan, keamanan, kontrol jarak jauh, manajemen hubungan kendaraan, layanan berbasis lokasi, layanan peringatan dan kecerdasan buatan untuk sistem infotainment juga.

Baca juga: Fitur Unggulan Renault Triber, MPV Murah Penantang Toyota Calya

Renault telah memastikan bahwa ukurannya tidak lebih dari 4.000 mm. Pada bagian depan, MPV entry-level akan menggunakan headlamp yang sudah menggunakan proyektor, gril radiator besar berbentuk V dengan tiga bilah horizontal dan gril lebar dan rendah dengan model sarang lebah.

PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) meluncurkan mobil terbarunya Renault Triber kapasitas 7 penumpang di dealer Renault Bintaro, Jumat 12 Juli 2019. Tempo/Muhammad Kurnianto.

Di bagian belakang, Renault Triber memiliki lampu belakang yang sporty yang ramping dan pelat krom imitasi untuk meniru kegagahan sebuah SUV. Melongok ke dalam kabin, mobil MPV ini akan menampilkan 50:50 untuk membagi kursi baris ketiga. Menurut sebuah laporan, kursi baris ketiga bisa dilepas.

Renault Triber menggunakan platform yang sama dengan Renault Kwid - CMF-A. Mesin mengandalkan 1.0-liter SCe tiga-silinder mesin yang menghasilkan tenaga 67,07 hp dan torsi 91 Nm. Ada kemungkinan memasarkan dengan mesin yang lebih powerfull 1.0 liter TCE turbocharged tiga silinder yang memiliki tenaga lebih tinggi 7 hp. Pilihan transmisi harus mencakup manual 5-kecepatan dan otomatis 5-kecepatan.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT