Tesla Tambah 1.700 Pengisi Daya Super Cepat di Cina
TEMPO.CO | 05/07/2019 07:10
Tesla V3 Supercharging. (Autoevolution)
Tesla V3 Supercharging. (Autoevolution)

TEMPO.CO, Tianjin - Pembuat mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla, Rabu, 4 Juli 2019, mengatakan bahwa pihaknya telah memperluas jaringan pengisian daya baterai mobil listrik di Cina. Jumlahnya lebih dari 1.700 pengisi daya super cepat dan diklaim sebagai yang terbesar di pasar luar negeri. 

Dengan supercharger, kendaraan dapat terisi penuh dalam waktu satu jam. Perusahaan juga telah memasang lebih dari 2.100 pengisi daya reguler di kota-kota dan tujuan wisata di seluruh negeri.

Baca juga: Penjualan Mobil Listrik Tesla di Cina Naik 90 Persen

Pada hari Selasa, 2 Juli 2019, perusahaan meluncurkan aplikasi seluler di Cina, yang memungkinkan pelanggan untuk membuat janji layanan online. Tesla memiliki 48 toko dan 89 pusat layanan di Cina.

Perusahaan memproduksi 77.100 kendaraan di seluruh dunia pada kuartal pertama tahun ini dan mengirimkan 63.000 kendaraan kepada pelanggan.

Sebelumnya, Tesla, mulai membangun pabrik di Cina dengan peletakan baru pertama dilakukan pada 7 Januari 2019. Pada tahap pertama pabrik itu akan memproduksi sekitar 250 ribu kendaraan per tahun, termasuk Tesla Model 3

Selain itu, pabrik ini akan menggabungkan fungsi penelitian dan pengembangan, manufaktur, penjualan dan pusat inovasi kendaraan listrik, juga akan memiliki output tahunan 500 ribu  kendaraan listrik.

Baca juga: Wuling Almaz Dilengkapi Monitor Raksasa Seperti Tesla Model S?

Tesla mencatat penjualan yang baik di Cina. Sukses inilah yang kemudian mendorong pendirian pabrik di pasar mobil terbesar di dunia itu. Tesla mengumumkan pertumbuhan pendapatan tercepat di Cina pada tahun 2017. Pendapatan perusahaan dari pasar Cina mencapai US$ 2 miliar pada tahun 2017, naik lebih dari 90 persen year on year, menurut cabang Tesla di Cina.

Perusahaan telah menginstal lebih dari 1.000 supercharger di Cina, yang memungkinkan kendaraan mengisi baterai secara cepat dalam satu jam. 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT