Cara Carsome Menarik Pembeli Mobil Bekas: Harga Transparan
TEMPO.CO | 21/06/2019 06:24
Pantau harga jual mobil lewat situs carsome.Dok Carsome
Pantau harga jual mobil lewat situs carsome.Dok Carsome

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak konsumen yang punya pengalaman buruk saat menjual mobil bekas ke dealer, perantara, orang asing atau teman sekalipun karena tak mampu menentukan harga paling tepat bagi mobil kesayangan saat akan dijual kembali. Banyak faktor tersembunyi dalam penentuan harga oleh dealer, yang seringkali memberikan ketidakjelasan mengenai berapa nilai sesungguhnya mobil yang telah kita gunakan dan rawat dengan baik. 

Baca juga: Carsome Tawarkan Jual Mobil Bekas ke Dealer: Aman dan Gratis

Carsome, sebuah startup jual mobil bekas menawarkan layanan dengan prinsip transparansi sebagai diferensiasi utama di pasar mobil bekas. Country Manager Carsome Indonesia, Andreas Djingga menegaskan komitmen perusahaannya untuk berpegang pada prinsip transparansi dalam menghadirkan layanan yang memberikan rasa nyaman bagi konsumen.

”Carsome membangun Sistem Penawaran Transparan, yang menghubungkan pemilik mobil dengan ribuan dealer terverifikasi. Melalui sistem ini, para dealer akan memberikan penawaran harga secara terbuka, dan pemilik mobil dapat memonitor penawaran tersebut secara real time melalui gadget. Pada akhirnya mendapat harga jual terbaik di pasar,” ujar Andreas Djingga.

Sistem penawaran transparan yang Carsome tawarkan ini adalah bentuk transaksi yang fair bagi konsumen. Penjual mobil mendapat akses ke ribuan dealer terverifikasi dan dapat melihat langsung berapa penawaran harga dari dealer tanpa harga perantara. Sistem ini secara khusus memberikan kenyamanan dan membangun kepercayaan karena pemilik mobil tahu dengan pasti harga jual terbaik di pasar untuk mobil mereka.

Baca Juga: Situs Jual Mobil Bekas Carsome Janjikan Ada 1.200 Diler Rekanan

“Kalau tradisional harga sering beda karena inspeksi yang tidak sama standarnya, kemudian ada biaya makelar yang harus masuk hitungan. Di Carsome, sebelum masuk ke sistem penawaran transparan, akan juga ada inspeksi yang dilakukan secara profesional,” jelas Andreas.

Startup ini juga menghadirkan konsep one-stop platform bagi keseluruhan proses transaksi mobil bekas. Mulai dari pendaftaran data mobil di www.carsome.id, inspeksi dan penilaian mobil secara profesional, penawaran transparan dari para dealer yang bisa dipantau secara real time melalui gadget kita, hingga transaksi yang didampingi oleh tim Carsome sehingga dijamin jelas dan aman. Setelah itu Carsome juga menjamin transfer kepemilikan secara legal dan proses pembayaran secara langsung. Kemudahan ini membuat pemilik mobil dapat menjual mobil kesayangan dengan cepat dan tanpa ribet. Keseluruhan layanan tersebut juga dihadirkan bagi penjual mobil tanpa biaya sepeserpun. Inilah bedanya Carsome dengan startup jual mobil bekas lainnya.

Sejak mulai beroperasi di Jabodetabek pada tahun 2016, Carsome mendapat respon positif yang masif dari pasar mobil bekas. Mulai dari tahun 2018 sampai 2019 Carsome telah membukukan lebih dari 6.000 penawaran harga setiap bulan, dengan pertumbuhan leads sepanjang tahun sebesar 348 persen. Pada semester pertama 2019 ini, Carsome juga mulai melebarkan sayap operasi di kota-kota besar lainnya, dimulai dari Surabaya yang telah beroperasi secara penuh.

Baca: Permudah Konsumen, Nissan Lirik Penjualan Online

Model bisnis Carsome tidak hanya memberikan solusi mengenai layanan yang mudah dan cepat, tapi juga memberikan transparansi penuh sebagai modal saling adanya kepercayaan di antara konsumen dan perusahaan. “Selain itu, kami percaya konsistensi layanan maksimal dari kami membuat kami mendapat respon positif sejauh ini,” tutup Andreas Djingga.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT