Arus Balik Padat, Sejumlah Rest Area Tol Solo-Semarang Ditutup
TEMPO.CO | 08/06/2019 14:40
Kemacetan cukup panjang terjadi menjelang Rest Area KM 429 Tol Solo-Semarang, Sabtu siang, 8 Juni 2019. Puncak arus balik mudik Lebaran 2019 diperkirakan pada 8-9 Juni 2019. TEMPO/Wawan Priyanto
Kemacetan cukup panjang terjadi menjelang Rest Area KM 429 Tol Solo-Semarang, Sabtu siang, 8 Juni 2019. Puncak arus balik mudik Lebaran 2019 diperkirakan pada 8-9 Juni 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

TEMPO.CO, Semarang - Sejumlah Rest Area di Tol Solo-Semarang ditutup petugas karena tidak dapat menampung arus balik ke Jakarta. Berdasarkan pantauan Tempo yang melintas di ruas tol Solo - Semarang pukul 11.43, Rest Area KM 5B ditutup. Dampaknya terjadi antrean yang cukup panjang, sekitar 2-3 kilometer.

Baca juga: Arus Balik, Simak Jadwal Sistem Satu Arah hingga Contra Flow

Melalui pengeras suara, petugas kepolisian yang berjaga di sekitar Rest Area meminta pengemudi untuk mempercepat laju kendaraannya dan meminta untuk singah di rest area selanjutnya. "Mohon untuk singgah di Rest Area di sisi Pintu Tol Kalikangkung," kata polisi berulang kali.

Puncak arus balik Lebaran 2019 diperkirakan terjadi pada 8-9 Juni 2019. Polri bersama PT Jasa Marga dan Kementerian Perhubungan, menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas dan imbauan guna mengatasi kemacetan yang kemungkinan bakal terjadi.

Satu arah atau 'one way'
Kebijakan satu arah diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Cipali. Saat arus mudik, one way dimulai dari KM 29 sampai KM 262 dan berlaku pada 30 Mei-2 Juni.

Sementara untuk arus balik, one way diberlakukan pada 7 Juni hingga 10 Juni 2019, dengan jam operasionalnya akan dimulai sejak pukul 12.00 WIB. Sistem ini akan diterapkan mulai dari Km 414 Kalikangkung hingga Km 70 Cikampek Utama. Sisanya, Km 70 hingga Km 65 akan diterapkan contra flow.

"Mulai dari Km 414 Kalikangkung sampai Km 70 Cikampek Utama, dan selanjutnya diberlakukan contraflow dari Km 70 sampai Km 65 atau sesuai dinamika lapangan dengan pertimbangan diskresi kepolisian," ujar Kepala Korlantas Polri Inspektur Jenderal Refdi Andri

Contra Flow
Untuk arus mudik dan arus balik, contra flow akan diberlakukan mulai dari KM 29 sampai KM 61 ruas tol Jakarta-Cikampek, pada pukul 06.00 - 21.00 WIB.

Saat arus balik, contraflow diberlakukan pada tiga titik di Tol Cipali. Tiga titik tersebut yakni di Km 85-87, Km 100-104, dan Km 129-132. Contraflow diberlakukan sejak pukul 08.00 WIB dan bersifat situasional.

Adanya imbauan segera pulang mudik
Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian mengimbau masyarakat untuk tak memaksakan pulang pada akhir pekan atau 8-9 Juni mendatang. Saran tersebut untuk menghindari terjadinya kemacetan panjang atau penumpukan kendaraan di sejumlah titik.

"Yang bisa pulang Jumat ya Jumat. Kan sudah lama mungkin di kampung," kata Tito. Sebab, pihaknya memprediksi puncak arus balik akan berlangsung pada 7-9 Juni 2019.

Tak berhenti di rest area Tol Cikampek
Kepala Bagian Operasional Korps Lalu Lintas Polri Komisaris Besar Benyamin mengimbau pemudik agar tidak berhenti di rest area Tol Cikampek di KM 6 sampai KM 62.

"Kalau bisa hindari berhenti di sini karena terganggu, nanti akan menimbulkan kemacetan," ujar Benyamin saat dihubungi, Kamis, 6 Juni 2019.

Benyamin menambahkan, pihaknya bahkan tak segan menutup rest area di sepanjang kilometer tersebut jika terjadi kemacetan atau penumpukan kendaraan pada arus balik mudik Lebaran 2019. Jika pemudik ingin berhenti, ia menyarankan, sebaiknya di rest area Cipali atau rest area Cipularang.

ANDITA RAHMA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT