Mudik 2019, Ini Batasan Lama Berkendara agar Konsentrasi Terjaga
TEMPO.CO | 12/05/2019 17:14
Pengendara memperlambat laju kendaraannya saat melintasi ruas jalan Tol Cipali-Palimanan (Cipali), di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu, 13 Juni 2018. Memasuki H-2 Hari Raya Idul Fitri 1439 H pemudik pengendara mobil yang melintasi ruas Tol Cipali menuju Cireb
Pengendara memperlambat laju kendaraannya saat melintasi ruas jalan Tol Cipali-Palimanan (Cipali), di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu, 13 Juni 2018. Memasuki H-2 Hari Raya Idul Fitri 1439 H pemudik pengendara mobil yang melintasi ruas Tol Cipali menuju Cirebon mengalami peningkatan. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Perjalanan mudik 2019 saat berpuasa memang terasa melelahkan, untuk itu pola istirahat saat berkendara harus diperhatikan, begitu juga asupan saat sahur dan berbuka jangan sembarangan.

Baca: Istirahat di Dalam Mobil saat Mudik Dilarang, Kecuali...

Head Product Improvement/ EDER Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor, Bambang Supriyadi mengatakan, pola istirahat saat berkendara sebaiknya untuk motor itu setiap dua jam berhenti, kalau mobil setiap empat jam berhenti.

“Artinya maksimal empat jam untuk mobil dan dua jam untuk motor itu harus berhenti. Soal lama waktu istirahat, itu tergantung fisik masing-masing orang,”  ujarnya di Jakarta, Kamis, 9 Mei 2019.

Jadi, lanjut dia, saat mengemudi mesti tahu kondisinya. Mengingat perjalanan panjang butuh tenaga yang cukup, maka jangan perbanyak asupan karbohidrat. “Karena menyebabkan cepat capek dan ngantuk. Sahur jangan banyak nasi, tapi perbanyak sayur dan buah,” katanya.

Baca: 3 Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Mudik Ala Daihatsu

Selain itu, perlu waspada microsleep, karena Tol Cipali lurus dan panjang jadi cukup bahaya. Belum lagi terik silau cahaya matahari yang mantul membuat cepat lelah. “Maka persiapkan juga kaca mata, atau pasang kaca film mobil supaya sinar matahari nggak masuk dalam kabin,” tutur Bambang.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT