Skuter Listrik Asal Cina Meluncur di Indonesia, Bisa Dilipat
TEMPO.CO | 11/05/2019 08:00
PT Suara Visual Indonesia (SVI) menghadirkan skuter listrik dari Segway-Ninebot, perusahaan transportation robotics start-up asal Cina, di Jakarta, Jumat 10 Mei 2019. TEMPO/Khairul Imam Ghozali.
PT Suara Visual Indonesia (SVI) menghadirkan skuter listrik dari Segway-Ninebot, perusahaan transportation robotics start-up asal Cina, di Jakarta, Jumat 10 Mei 2019. TEMPO/Khairul Imam Ghozali.

TEMPO.CO, JakartaSkuter Listrik dari Segwey-Nineboat, perusahaan transportation robotics start-up asal Cina meluncur di Indonesia. Produk ini hadir dalam dua varian yakni Kickscooter ES2 dan ES4.

Skuter listrik tersebut meluncur lewat Suara Visual Indonesia (SVI) Group. Dikatakan CEO SVI Group, Setiawan Winarto, skuter listrik tersebut masuk kesegmen trasnportasi pribadi dan kendaraan lifestyle.

Skuter listrik ini, kata Setiawan, biasa digunakan saat turun dari transportasi umum. Seperti busway, ataupun MRT karena skuter listrik tersebut dapat dilipat.

Baca; Skuter Listrik Beroperasi di BSD, Kecepatan 13 Kilometer per Jam

"Kalau ini jelas masuk ke segmen lifestyle, personal transporter," ujarnya kepada wartawan, di Jakarta, Jumat 10 Mei 2019.

"Jadi kalau di Amerika bahasa kerennya Last Mile Transportation, mile terakhir untuk transportasi jadi kalau turun dari bus, public transport kaya MRT, LRT, turun itu di buka lalu jalan ke kantor, balik jalan ke rumah," tambah Setiawan.

Baca: Incar Anak Muda, Harley-Davidson Serius Bikin Skuter Listrik 

Tipe ES2 dapat melaju hingga kecepatan 25 kilometer per jam dengan jarak tempuh 25 kilometer. Sedangkan ES4 kecepataannya mencapai 30 km/jam dengan jarak tempuh hingga 45 km.

"Isi baterainya 2-3 jam sudah full dengan watt yang kecil, colokan biasa," jelasnya.

Soal harga, Kickscooter ES2 dijual Rp 8 jutaan, sedangkan Kickscooter ES4 dibanderol Rp 12 jutaan, dengan garansi satu tahun. Khusus baterai, garansinya 6 bulan. Skuter listrik ini sudah mulai dipasarkan. "SPK sudah puluhan yang sudah beli. Pengirimannya dari online, market place. Sudah mulai ngirim," ujar Setiawan.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT