Sensor Parkir Rentan Mengalami Kerusakan, Begini Cara Merawatnya
TEMPO.CO | 10/05/2019 06:15
Sebuah mobil Volvo mencari dan parkir dengan sendirinya tanpa ada pengemudi yang mengendalikan mobil tersebut tetapi mobil tersebut dikendalikan hanya melalui sensor yang di aktifkan pada samrtphone. digitaltrends.com
Sebuah mobil Volvo mencari dan parkir dengan sendirinya tanpa ada pengemudi yang mengendalikan mobil tersebut tetapi mobil tersebut dikendalikan hanya melalui sensor yang di aktifkan pada samrtphone. digitaltrends.com

TEMPO.CO, Jakarta - Teknologi kini telah mempermudah orang dalam menjalankan kendaraannya. Diantaranya penggunaan kamera dan sensor parkir saat ini sudah menjadi dua komponen yang disematkan dihampir semua mobil sebagai fitur standar. Tidak beda dengan komponen lain pada kendaraan mobil, baik kamera dan sensor parkir juga membutuhkan perawatan.

Baca: Menjajal Fitur 360 Cam Wuling Almaz, Parkir Lebih Mudah

Kedua komponen tersebut termasuk ke dalam perangkat elektrik yang rentan mengalami kerusakan jika tidak mendapatkan perawatan yang benar. Mobil yang sudah terpasang dua komponen tersebut, pemilik kendaraan rajin merawatnya agar bisa terus dipakai dengan performa yang maksimal.

Bagaimana cara merawatnya? seperti dikutip dari laman Suzuki, perawatannya tidak terlalu menyulitkan. Yang harus menjadi fokus utama dalam merawat kamera dan sensor parkir adalah kebersihannya. Pastikan dua komponen tersebut bebas dari debu, lumpur atau kotoran-kotoran lainnya. Hal ini penting dilakukan supaya fitur dua komponen tersebut bisa berfungsi dengan baik terutama sensornya.

Sensor merupakan komponen yang memiliki tugas mendeteksi adanya objek yang dekat. Jika ada kotoran menutupi sensor, sudah pasti kinerjanya bisa terganggu atau tidak maksimal.

Baca: Suzuki Ignis Facelift Akan Pakai ABS dan Sensor Parkir

Namun penting juga untuk diingat, saat membersihkan jangan menyiram area ini memakai semprotan air bertekanan tinggi atau yang dikenal juga dengan cuci steam. Sensornya memang waterproof, tetapi juga jangan disemprot memakai steam pressure karena berisiko menimbulkan adanya arus pendek.