Diproduksi di Indonesia, Isuzu Traga Segera Diekspor
TEMPO.CO | 27/01/2019 20:06
Isuzu Traga, senjata baru Isuzu sambut pasar pasca bandara baru Yogya beroperasi 2019. Tempo/Pribadi Wicaksono
Isuzu Traga, senjata baru Isuzu sambut pasar pasca bandara baru Yogya beroperasi 2019. Tempo/Pribadi Wicaksono

TEMPO.CO, Jakarta - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menargetkan ekspor truk Isuzu Traga pada tahun ini. Direktur Marketing Kendaraan Komersial Ringan PT IAMI Joen Boedi Putra mengatakan bahwa sejumlah negara akan menjadi tujuan ekspor perdana Isuzu Traga. "Negara-negara Indo Cina, Afrika, dan Timur Tengah sudah melakukan penjajakan," kata Boedi di sela-sela peluncuran New Isuzu GIGA di Senayan, Jakarta, 24 Januari 2019.

Menurut Boedi, persiapan untuk ekspor truk yang world premiere (peluncuran pertama di dunia) dilangsungkan di Indonesia sudah mencapai 50 persen. "Pasti akan ada pengapalan (ekspor) minimal ke tiga negara tahun ini," ujarnya.

Baca: Isuzu GIGA vs Mitsubishi Fuso Fighter, Ini Daftar Harganya

Boedi mengklaim Isuzu telah siap dengan standar emisi Euro 4 untuk mesin diesel yang akan diekspor. Ia menuturkan bahwa salah satu indikator ekspor di negara tujuan adalah standar emisi yang harus sesuai dengan negara tujuan. "Tidak ada masalah (standar Euro 4), terutama soal emisi gas buang," katanya.

Isuzu Traga menjadi truk pengganti Bison yang disiapkan untuk segmen truk ringan. Model ini dibekali mesin 4JA1- L 2.500 cc Diesel Direct Injection. Isuzu Traga memiliki GVW 2.950 Kg, serta didukung system transmisi 5-percepatan dan radius putar mencapai 4.5 meter.

Baca: Hadapi Pasar 2019, Isuzu Siapkan 5 Model Baru

Sepanjang 2018, penjualan Isuzu Traga langsung melejit dengan angka 2.751 unit. Traga menjadi kontributor terbesar ketiga setelah Isuzu Elf (14.966 unit) dan Isuzu GIGA (4.212 unit). "Tahun ini kami menargetkan penjualan Isuzu Traga sebanyak 3.750 unit," ujarnya.

Di segmen truk ringan, Isuzu Traga akan berhadapan dengan pemimpin pasar Mitsubishi L300. 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT