Isuzu Indonesia Juara Dua Kompetisi Mekanik di Tokyo
TEMPO.CO | 12/12/2018 06:43
Isuzu Indonesia juara II kompetisi mekanik di Tokyo, Jepang. 6 Desember 2018. (Isuzu)
Isuzu Indonesia juara II kompetisi mekanik di Tokyo, Jepang. 6 Desember 2018. (Isuzu)

TEMPO.CO, JakartaIsuzu Indonesia kembali meraih kemenangan di ajang The 13th Isuzu World Technical Competition ( I-1 GRAND PRIX), di Isuzu Manufacture Service Training Center, Tokyo, Jepang, 5-6 Desember 2018.

Dalam siaran pers yang diterima Tempo, Rabu, 12 Desember 2018, disebutkan Isuzu Indonesia diwakili oleh Joko Susanto (Technicians) dari Dealer Astra Isuzu, Alwi Ahmad Assegaf (Technicians) dari Dealer Borneo Auto Cemerlang, dan Arief Budiman (Coach) dari Isuzu Astra Motor Indonesia) masuk ke kategori B.

Kompetisi ini diikuti diikuti oleh 33 negara, dengan kategori A (negara dengan spesifikasi STD emisi EURO 4 ke atas) yaitu sebanyak 10 negara, dan untuk kategori B (menggunakan spesifikasi Emisi EURO 3 ke bawah) sebanyak 23 negara.

Baca: Rupiah Lesu, Isuzu Yakin Pasar Kendaraan Komersial Tetap Tumbuh

Kompetisi I-1 Grand Prix yang ke 13 ini terdiri dari kompetisi teori dan kompetisi parktek yang terdiri dari, simulasi penanganan keluhan pelanggan, dengan melakukan analisa trouble shooting pada kendaraan Isuzu dengan menggunakan scan tools Isuzu yaitu, Global Isuzu Diagnostic Service System (GIDSS).

Simulasi ini dikerjakan dengan total 45 menit, dimana dalam 10 menit peserta dipersilahkan terlebih dahulu untuk menyusun strategi, 35 menit waktu kompetisi. Adapun kriteria penilaian, yaitu test teori 40 persen, dan praktek 60 persen. Kompetisi di kategori B ini, diikuti oleh 23 tim, dari 23 negara. 

Tim Isuzu Indonesia dalam kompetisi di Kategori B duduk di posisi juara II dengan nilai 135, dan juara I diduduki oleh Filipina dengan nilai 147, dan Juara III diduduki oleh Saudi Arabia dengan nilai 134.

Selain kompetisi berkelompok, Isuzu Indonesia juga mengikuti kompetisi Individual juga di I-1 Grand Prix yang ke 13 ini. Adapun yang dikompetisikan yaitu melakukan simulasi pekerjaan pemeriksaan cepat (quick inspection) pada kendaraan Isuzu dengan tujuan memberikan rekomendasi order pekerjaan, simulasi ini harus dilakukan dengan total waktu 20 menit (3 menit strategi dan 17 menit kompetisi).

Baca: GIIAS 2018: Isuzu Pamerkan Truk Ringan Bermesin Commonrail

Sedangkan untuk penilaian dibagi menjadi test teori menyumbang 40 persen dan praktek menyumbang 60 persen. Jumlah peserta yang berkompetisi di Individual Competition adalah semua Negara dengan jumlah 66 mekanik dari 33 negara.

Dalam Individual Kompetisi ini, Isuzu Indonesia juga menduduki Juara II dengan peserta bernama Joko Susanto (Isuzu Astra Motor Indonesia), juara I diduduki oleh Seiya Shigeta dari Isuzu Motors Kyusyu Co, dan Juara III diduduki oleh Michael Primmer dari Isuzu Australia Limited.

“Kemenangan yang di raih oleh Isuzu Indonesia ini menegaskan bahwa Isuzu Indonesia memiliki mekanik- mekanik yang berkualifikasi international yang akan membantu perjalanan bisnis anda bersama Isuzu,” tulis Isuzu.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT