BMW Siapkan 3 Model Baru yang Akan Meluncur Akhir 2018
TEMPO.CO | 12/10/2018 18:20
BMW menyelenggarakan BMW Exhibition di Plaza Senayan pada tanggal 12-14 Oktober 2018 dengan salah satu programnya tukar tambah. Dok BMW
BMW menyelenggarakan BMW Exhibition di Plaza Senayan pada tanggal 12-14 Oktober 2018 dengan salah satu programnya tukar tambah. Dok BMW

TEMPO.CO, Jakarta - BMW Indonesia menyiapkan tiga model terbaru dari line up-nya yang akan dikenalkan pada akhir 2018. Tahun ini, produsen mobil mewah asal Jerman ini telah mengenalkan belasan mobil di Tanah Air.

Setelah mengenalkan serangkaian model baru, mulai dari All-New BMW 520i pada awal tahun, BMW X3 generasi ketiga, i8 Roadster, Seri 5 Touring dan seri 6 Gran Tourismo, hingga Mini Cooper S Countryman rakitan Indonesia, BMW Indonesia akan membawa dua model seri X dan satu model seri M. "Sampai akhir tahun masih ada tiga mobil lagi. Ada seri X ada seri M," kata Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O’tania, di Jakarta, Jumat 12 Oktober 2018.

Baca: BMW Gelar Pameran di Plaza Senayan, Bisa Tukar Tambah Beda Merek

Jodie O’tania mengatakan model-model baru itu akan didatangkan langsung berstatus impor utuh (completely build up) dari Jerman, kendati ia enggan menyebutkan jumlah unit yang akan didatangkan ke Indonesia.

Ia juga enggan menyebutkan secara spesifik kendaraan apa yang akan diluncurkan, hanya menyebutkan dari seri X sebanyak dua model dan satu model dari seri M.

Ketika ditanya mengapa BMW Indonesia mendatangkan mobil baru menjelang akhir tahun, Jodie mengatakan bahwa hal itu sudah sesuai dengan strategi perusahaan. "Memang disesuaikan dengan slot-nya untuk Indonesia, waktunya, juga homologasi (proses agar kendaraan bisa dijual di Indonesia)," kata dia.

Baca: BMW X5 2019 Diluncurkan Bulan Depan, Bodi Makin Bongsor

Saat ini BMW Indonesia mengandalkan penjualan dari sedan Seri 3 dan Seri 5, serta SUV X1. Komposisi penjualan di Indonesia, kata Jodie, hampir 90 persen adalah produk rakitan Indonesia, sedangkan sisanya adalah produk impor.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT