Polda Sulsel Deteksi Kerawanan Pilkada di Luwu dan Sidrap
Iqbal Muhtarom | 20/02/2018 12:41
Polda Sulsel Deteksi Kerawanan Pilkada di Luwu dan Sidrap
Sejumlah petugas gabungan Polri, TNI, Damkar, Satpol PP, dan Seluruh instansi terkait saat melakukan pengamanan di simulasi Sispamkota di Sirkuit Trans Studio, Senin (19/02/18). Foto : Imran Arief

KabarMakassar.com, Makassar - Polda Suawesi Selatan mendeteksi dua daerah yang terdeteksi rawan konflik pemilihan kepala daerah yakni Kabupaten Luwu dan Sidrap di Provinsi Sulawesi Selatan.

Dari 13 pemilihan kepala daerah di Sulawesi Selatan, Polda Sudah memetakan daerah-daerah itu dianggap rawan dan membutuhkan perhatian dan penanganan khusus.

Pemetaan dilakukan sesuai laporan dan juga kondisi di masing-masing daerah usai penetapan nomor urut paslon.

Meski dua daerah ini terdeteksi rawan, namun petugas Kepolisian Polda Sulawesi Selatan diharapkan tetap siaga mengingat situasi bisa berubah sewaktu waktu.

"Kita lihat dinamikanya, setiap data berubah sementara ini Sidrap dan Luwu, masih ada komplen dari peserta," kata Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Polisi Umar Septono di Makassar, Senin, 19 Februari 2018.

Irjen Umar meminta seluruh pihak agar tetap waspada terhadap hal yang tidak diharapkan.

"Kita selalu waspada sehingga tidak kecolongan, kita deteksi, patroli, pencegahan kita kedepankan dan utamakan," lanjut Irjen Umar.

Hal sama juga disampaikan Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bhakti yang mengajak seluruh pihak agar bersama meciptkan pilkada yang aman dan damai.

Bahkan TNI yang bertugas di wilayah Sulawesi Selatan dipastikan total melakukan pengamanan.

"Kita keluarkan semua untuk mengamankan jadi jangan coba-coba, mengganggu keamanan masyarakat, kita all out mengamankan dan melindungi masyarakat,
kemungkinan paling jelek kita perkirakan," terang Mayjen Agus.

Mayjen Agus menambahkan jika salah satu hal yang dilakukan untuk menciptakan keamanan di masyarakat yakni melalui pendekatan.

"Semuanya dilakukan pendekatan untuk melindungi masyarakat itu paling utama,
pesta demokrasi dirayakan dengan senang hati tapi pasti ada orng orang yang belum memahami demokrasi dengan baik kita berikan pencerahan, pendekatan makanya kita ada operasi teritorial," Tegas Mayjen Agus.

Sejumlah persiapan pengamanan Pilkada 2018 terus dilakukan Polda Sulawesi Selatan.

Persiapan diantaranya, dengan menggelar simulasi pengamanan kota hari ini Senin 19 Februari 2018 di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga Kecamatan Tamalate Makassar Sulawesi Selatan.

Simulasi diikuti sekitar 3.500 Personil gabungan anggota Polda Sulawesi Selatan dan kodam 14 Hasanuddin.

Dalam simulasi ini diperlihatkan bagaimana petugas melakukan pengamanan termasuk saat terjadi kerusuhan.

Selain simulasi pengamanan, Polda Sulsel juga terus memetakan kondisi keamanan di Wilayah Hukum Polda Sulawesi Selatan jelang Pilkada 2018 mendatang.

Ada 13 pemilihan kepala daerah serentak yang akan berlangsung di Provinai Sulawesi Selatan Sulsel tahun 2018. Satu pemilihan gubernur, 3 pemilihan walikota, 8 pemilihan bupati. (*)

Sumber: www.kabarmakassar.com


BERITA TERKAIT