Pihak Kampus Jawab Kabar Aktivitas Unhas Dihentikan dan Lockdown
KABARMAKASSAR.COM | 10/07/2020 16:29
Pihak Kampus Jawab Kabar Aktivitas Unhas Dihentikan dan Lockdown

KabarMakassar.com — Beredarnya informasi jika aktifitas kampus Universitas Hasanuddin diberhentikan sementara, bahkan informasinya sampai Unhas lockdown. Hal ini terkait dengan sejumlah dosen, Dekan, hingga guru besr di konfirmasi positif covid-19. Info Lockdown di kampus terbesar di Indonesia itu pun di bantah oleh Kepala Humas Unhas, Ishaq rahman.

Ishaq dihubungi melalui pesan singkatnya menegaskan tidak ada locdown, baik di Fakultas Kedokteran, FKM hingga Rektorat.

“Rektorat tidak tutup dan tidak ada lockdown. Jadi informasi Lockdown tidak benar pak yah, aktivitas tetap berjalan,” ujar Ishaq Rahman, Kamis (9/7).

Ia menjelaskan jika Khusus Fakultas Kedokteran memang dilakukan pengaturan maksimalisasi Work from Home (WFH). Ia menerangkan jika pekerjaan yang dapat diselesaikan di rumah dan juga menegaskan jika aktifitas bekerja kepada pegawai untuk bekerja dari rumah.

“Namun jika harus di kantor, maka pegawai mengerjakan tugasnya dari kantor. Saat ini di FK dan FKM ada ruang lab komputer yang dipakai sebagai ruang ujian UTBK. Juga tetap berlangsung,” ujarnya.

Untuk diketahui sebelumnya jika sejumlah guru besar dan dosen terpapar Covid-19 sehingga informasi lockdown di kampus negeri tersebut beredar luas di media sosial. Sebelumnya juga disampaikan pihak Unhas jika Dekan dan Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran positif Corona.

Dimana Dekan Fakultas Kedokteran Unhas Prof Budu yang terpapar corona menjalani perawatan dan isolasi mandiri di Private Care Center Rumah Sakit Wahidin dan juga Wadek III dr Firdaus Hamid menjalani karantina mandiri di rumah.

Prof Budu mengumumkan dirinya positif Corona dari hasil pemeriksaan swab RT-PCR pada 7 Juli 2020. Bahkan Prof Budu sendiri meminta orang-orang yang bertemu dengan dirinya beberapa hari terakhir untuk memeriksakan diri.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT