JK: Masjid Lebih Mudah Diatur Protokol Kesehatannya Dibanding Mal
KABARMAKASSAR.COM | 03/06/2020 14:55
JK: Masjid Lebih Mudah Diatur Protokol Kesehatannya Dibanding Mal
Wakil Presiden Jusuf Kalla melambaikan tangan dari dalam mobil sebelum meninggalkan Istana Wakil Presiden pada hari terakhirnya bertugas di Jakarta, Sabtu, 19 Oktober 2019. ANTARA

KabarMakassar.com — Jelang berakhirnya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), beberapa wilayah di Indonesia akan memasuki fase new normal. Dengan demikian, tempat umum yang selama ini ditutup bisa dibuka kembali termasuk tempat ibadah masjid.

Terkait hal itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK) menyampaikan pembukaan kembali tempat ibadah umat islam tersebut disertai dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Ketika PSBB berakhir artinya kantor bisa dibuka, pasar, dan mall dibuka maka tempat ibadah juga pun bisa dibuka sesuai dengan keputusan menteri agama, namun dengan beberapa ketentuan protokol kesehatan yang ketat”, kata JK, Selasa (2/6).

Menurutnya protokol kesehatan lebih mudah diterapkan di masjid dibanding di tempat lain seperti mal dan pasar. Karena itu, kata dia, umat Islam ketika melaksanakan ibadah sholat di masjid tidak memakan waktu lama, yakni rata rata 30 menit.

“Saya ingin sampaikan bahwa masjid lebih mudah diatur protokol kesehatannya dibanding tempat lain seperti mall dan pasar. Karena orang ibadah di masjid biasanya paling lama 30 menit selesai. Berbeda halnya ketika kita pergi ke pasar atau mall bisa ber jam-jam di sana,” katanya.

Untuk itu, JK berharap agar para pengurus masjid di seluruh wilayah Indonesia yang dinyatakan sudah aman, agar bisa mematuhi protokol kesehatan beribadah di masjid sebagaimana yang diatur dalam surat edaran DMI bernomor 104/PP-DMI/A/V/2020 tentang edaran ke-III dan jamaah dalam the new normal.

Edaran itu, kata dia, mewajibkan jamaah memakai masker, membawa alas sholat sendiri serta menjadi jarak. Dan bagi pengurus masjid untuk tidak menggelar karpet agar masjid mudah dibersihkan.

Untuk, masjid yang dilengkapi fasilitas pendingin udara seperti Air Conditioner (AC) untuk tidak memfungsikannya dulu dan membuka jendela agar ada sirkulasi udara.

“Penting diatur protokol kesehatannya, masjid selalu dijaga kebersihannya, jangan pakai karpet, Jamaah agar pakai masker, bawa alat sholat sendiri, dan masjid yang pakai AC agar jangan dipakai dulu, buka jendelanya agar ada sirkulasi udara,” katanya.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT