Kota Makassar Belum Bisa Terapkan Konsep New Normal
KABARMAKASSAR.COM | 29/05/2020 15:20
Kota Makassar Belum Bisa Terapkan Konsep New Normal

KabarMakassar.com — Jumlah jumlah reproduction number (Ro) atau angka reproduksi dalam pandemi Covid-19 di Kota Makassar masih berada diangka 1,3 sehingga mengakibatkan Kota Makassar belum bisa menerapkan Konsep new normal.

Hal itu diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Yusran Yusuf. Menurutnya berdasarkan hasil evaluasi pemerintah pusat Makassar belum memenuhi syarat.

“Jadi Kota Makassar evaluasi pusat Ro-nya masih 1,3 jadi secara formal kita belum bisa langsung menerapkan new normal” kata Yusran Yusuf, Kamis,(28/5).

Untuk menekan Ro di Kota Makassar, Pemkot akan melakukan gerakan monitoring secara masif agar masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan.

“Karena itu kegiatan monitoring serentak kita besok ini sebenarnya ingin mempercepat supaya kita bisa menurunkan Ro, sehingga kita bisa melakukan new normal,” ujarnnya.

Untuk diketahui, Menteri Perencana Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa mengungkapkan tiga poin yang harus dipenuhi oleh suatu daerah untuk bisa menerapkan konsep new normal.

Diantaranya, pertama, tingkat reproduksi efektif di suatu wilayah harus di bawah 1 sehingga tidak ada lagi penularan Covid-19 antar manusia di suatu wilayah dan ini dihitung selama 14 hari.

Kedua kapasitas dan adaptasi sistem kesehatan sudah mendukung untuk pelayanan Covid-19 yang bukan tidak mungkin akan naik jika Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) dilonggarkan. Dan, ketiga yakni pemerintah bisa memenuhi target mengetes dengan kapasitas 10-12 ribu per hari.

KABARMAKASSAR.COM

 


BERITA TERKAIT