Gubernur Nurdin Abdullah Ungkap Prediksi BIN Soal Jumlah Pasien Positif Corona di Sulsel
KABARMAKASSAR.COM | 20/05/2020 10:30
Gubernur Nurdin Abdullah Ungkap Prediksi BIN Soal Jumlah Pasien Positif Corona di Sulsel

KabarMakassar.com — Hasil rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), bupati dan wali kota se-Sulsel, maka diimbau dengan sangat kepada masyarakat Sulsel agar melaksanakan salat idul fitri di rumah.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menjelaskan pelaksanaan salat idul fitri di rumah merupakan langkah pemerintah pusat untuk mencegah penularan Covid-19. Karena, kata dia, diperkirakan pasca lebaran idul fitri akan tembus pada angka seribu lebih pasien Covid-19.

Ia mengaku jika hal ini berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, Menteri Perhubungan, Menteri Agama, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Kepala BNPB dan Para Gubernur se-Indonesia.

Menurutnya dalam mencermati perkembangan pandemi Covid-19, dimana terus terjadi peningkatan bahkan sudah mencapai beberapa belas ribu per hari ini, termasuk Sulsel diprediksi pada hari H itu berdasarkan hasil kajian dari Badan Intelijen Negara (BIN) kemungkinan kita berada pada 1.400 yang terkonfirmasi positif.

“Maka disimpulkan, pertama adalah diimbau kepada seluruh masyarakat untuk mendukung pemutusan rantai penularan Covid-19. Tahun ini kita diimbau untuk tetap merayakan hari raya idul fitri di rumah bersama keluarga. Ini tidak dilarang, tapi diimbau,” kata Nurdin Abdullah, Selasa (19/5).

Ia mengatakan ditegaskan dari pemerintah pusat menyampaikan imbauan kepada seluruh daerah berdasarkan hasil rakor, diminta kepada seluruh bupati wali kota berserta Forkopimda dan Ormas Islam, Kemenag dan seluruh tokoh-tokoh agama secara masif melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat.

“Sekiranya ada masyarakat tetap melaksanakan salat idul fitri, baik itu di lapangan atau di masjid, terutama daerah yang masih zona hijau atau terjadi perlambatan peningkatan, dimohon Forkopimda dan Satpol PP untuk melakukan pengamanan dengan protokol kesehatan secara ketat,” jelasnya.

Ia mengaku sangat memahami bahwa momentum hari raya idul fitri ini adalah waktunya kita bersilaturahmi bersama keluarga. “Tetapi juga kita tidak bisa menahan diri agar penyebaran Covid-19 ini bisa dikendalikan,” pungkasnya.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT