Berdasar Analisis BIN dan Arahan Pusat, Gubernur Sulsel Imbau Warga Salat Idul Fitri di Rumah
KABARMAKASSAR.COM | 20/05/2020 10:20
Berdasar Analisis BIN dan Arahan Pusat, Gubernur Sulsel Imbau Warga Salat Idul Fitri di Rumah

KabarMakassar.com — Gugus Tugas Percepatan Penanagan Covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengimbau massyarakat Sulsel untuk melaksanakan Salat Idulfitri atau Salat Ied di rumah masing-masing. Hal ini sesuai arahan dari pemerintah pusat.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan, sesuai dengan analisa Badan Intelijen Negara (BIN), masih terjadi peningkatan kasus Covid-19 menjelang Hari Raya Idulfitri.

Berdasarkan hal itu, kata dia, maka dalam rapat yang digelar Forkopimda Provinsi Sulsel bersama Menkopolhukam, Kapolri dan Menteri Agama melalui video conference, telah disepakati bahwa Pemerintah Provinsi Sulsel diminta untuk mengimbau kepada seluruh masyarakat agar melaskanakan Salat Ied di rumah masing-masing.

“Karena pandemi Covid-19 ini kita telah berkomitmen untuk memutus rantai penularan, maka lebaran kali ini diimbau untuk melakukan Salat Ied di rumah. Itu diimbau dengan sangat. Ini bukan larangan, tapi kita imbau. Tinggal kesadaran masyarakat untuk lebih berempati dengan upaya kita memutus penularan,” kata Nurdin, Senin (8/5).

“Karena tentu dengan kerumunan massa dan sebagainya, itu akan ada kecenderungan terjadi penularan lagi. Oleh karena itu, saya dan seluruh forkopimda diminta untuk lebih intens mensosialisasikan imbauan ini,” sambungnya.

Untuk daerah zona hijau yang memang clear dari Covid-19, lanjut Nurdin, jika warganya ingin melaksanakan Salat Ied secara berjamaah di Mesjid atau lapangan terbuka, maka pihaknya akan memfasilitasi, untuk memastikan bahwa protokol kesehatan benar-benar diterapkan.

“Semua diimbau untuk di rumah. Tapi sekiranya itu zona hijau dan ada yang memang ngotot untuk Salat Ied di lapangan, maka kita akan fasilitasi dan pastikan protokol kesehatan benar-benar diterapkan,” ujarnya.

“Itu harus dan wajib, sehingga sangat jelas penyampaian dari Kapolri, Menkopolhukam, Menteri Agama, mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulsel bahwa dalam rangka mendukung pemutusan penyebaran Covid-19 agar lebih cepat. Maka untuk Idulfitri kali ini untuk sebaiknya Salat Ied di rumah,” lanjutnya.

Terkait pernyataan Pj Walikota Makassar yang mengisyaraktkan membolehkan warga Makassar untuk melaksnaakan Salat Ied secara berjamaah di Mewsjid di lingkungan masing-masing, Nurdin Abdullah menampik hal tersebut.

“Kita baru mau rapat besok dengan seluruh bupati, walikota. tokoh agama, dan seluruh organisasi kemasyarakatan. Kita harus ikuti apa yang disampaikan tadi oleh pemerintah pusat,” tegasnya.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT