Jokowi: Beras, Daging, Telur, Gula, Terigu, dan Lainnya Masih Berada pada Kondisi Baik
KABARMAKASSAR.COM | 02/04/2020 20:01
Jokowi: Beras, Daging, Telur, Gula, Terigu, dan Lainnya Masih Berada pada Kondisi Baik
Presiden Jokowi mengikuti KTT Luar Biasa G20 bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dari Istana Bogor, Kamis, 26 Maret 2020. KTT ini digelar secara virtual untuk menghindari penularan virus corona. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

KabarMakassar.com — Ramadan dan Lebaran tahun ini, hampir dipastikan akan berbeda dalam situasi yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tak lain akibat merebaknya wabah virus Corona (Covid-19).

Terkait kondisi ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian bersama secara serius. Salah satu diantaranya yakni soal ketersediaan bahan pokok kebutuhan masyarakat.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa pada bulan Ramadan dan Lebaran saat ini berada dalam konteks yang berbeda dari sebelumnya, karena menghadapi tantangan Virus Korona (Covid-19).

“Saya sudah cek ke Bulog, saya cek juga ke daerah-daerah mengenai panen raya seperti apa. Saya melihat beras, daging, telur, gula, terigu, dan lain-lainnya masih berada pada kondisi baik,” kata Jokowi saat memberikan pengantar pada rapat terbatas melalui video conference dari Istana Bogor, membahas Persiapan Ramadan dan Idulfitri, Selasa (2/4).

Menurut Jokowi, untuk ketersediaan gula, Menteri Pertanian sudah menyampaikan bahwa minggu depan kemungkinkinan harga akan turun pada kondisi normal, yakni pada kisaran Rp12.500 per Kg.

“Mendag juga menyampaikan kepada saya bahwa bawang juga sudah beberapa sudah masuk, dan kita harapkan bawang putih pada minggu-minggu depan, atau syukur minggu ini sudah kembali ke harga normal di Rp20.000 sampai Rp30.000 per Kg,” kata dia.

Jokowi juga meminta seluruh jajarannya untuk memastikan distribusi logistik di semua daerah berjalan lancar, sehingga kebutuhan pokok tersedia di pasar-pasar.

“Saya harapkan Mendagri juga memberikan teguran kepada daerah-daerah yang memblokir jalan-jalannya. Ini agar urusan distribusi logistik ini tidak terganggu,” imbuhnya.

Pasalnya, Jokowi mengaku telah mendapatkan laporan dari dua daerah bahwa distribusi beras agak terganggu karena jalan-jalan yang ditutup.

“Kepala daerah perlu diberi tahu mengenai hal ini,” ujarnya.

Selain ketersediaan bahan pokok, lanjut Jokowi, hal yang berkaitan dengan paket perlindungan sosial dan jaminan sosial bagi masyarakat yang berada di lapisan bawah juga harus menjadi perhatian. Baik itu, yang berkaitan dengan PKH, sembako lewat Kartu Sembako, Kartu Prakerja, hingga pembebasan biaya listrik untuk pelanggan 450 VA dan 50% untuk 900 VA.

“Tadi saya juga sudah perintahkan agar segera dieksekusi dan langsung dibagikan ke lapangan. Kalau ini segera bisa tereksekusi di lapangan, maka akan baik untuk masyarakat kita,” ujarnya.

Lebuh jauh Jokowi mengatakan, pelibatan tokoh-tokoh agama dan tokoh ormas untuk memberikan pendidikan, mengedukasi masyarakat dalam mensosialisasikan disiplin penerapan jaga jarak aman, imbauan penggunaan masker hingga pentingnya cuci tangan juga harus betul-betul dimaksimalkan. Termasuk penerapan pembatasan sosial berskala besar.

“Ini perlu terus disampaikan dalam rangka kita menjalankan protokol kesehatan secara ketat, baik di rumah maupun di luar rumah secara disiplin,” katanya.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT