DPD PDIP Sulsel Tunda Umumkan Calon di Pilkada, Alasannya Situasi dan Kondisi Negara
KABARMAKASSAR.COM | 16/03/2020 17:34
DPD PDIP Sulsel Tunda Umumkan Calon di Pilkada, Alasannya Situasi dan Kondisi Negara
CILACAP, SATELITPOST-Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mulai membuka pendaftaran bakal calon anggota legislatif Pemilu 2019. Pengambilan formulir pendaftaran ini sudah mulai dibuka sejak Senin (2/4) sampai Jumat (13/4) mendatang. Formulir bisa diambil langsung oleh yang bersangkutan atau mewakilkan dengan memberikan surat mandat bermaterai. Karena dalam pencalegan ini kita sangat serius, sehingga orang yang […]

KabarMakassar.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel menunda mengumumkan bakal calon yang akan diusung pada Pilkada mendatang.

Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris DPD PDIP Sulsel, Rudi Pieter Gony ketika ditemui di Kantor DPRD Sulsel, Senin (16/3). Ia mengaku jika penundaan itu dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada situasi dan kondisi negara saat ini.

“Iya kita tunda dulu. Masa kita mau umumkan hal yang menggembirakan ditengah ketidakstabilan kondisi negara seperti sekarang ini,” kata Rudi.

Akan tetapi, kata dia, penundaan pengumuman itu akan disampaikan secepatnya. “Kalau tidak ada halangan Rabu nanti akan diumumkan. Tapi itu juga kita akan melihat situasinya seperti apa,” ujarnya.

Sebelumnya, Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDIP akan mengumumkan para jagoannya di Pilkada pada Senin (16/3) hari ini. Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PDIP Provinsi Sulsel di Hotel Claro, Makassar, Kamis (12/3) lalu. “Hari Senin akan dilakukan pengambilan keputusan untuk para calon (yang akan diusung),” kata Hasto.

Menurut Hasto, setelah nantinya diputuskan nama-namanya, calon kepala daerah yang diusung PDIP itu akan diwajibkan untuk mengikuti sekolah khusus.

“Kami akan mengadakan sekolah khusus untuk mereka, dengan tujuan agar mereka mampu menjadi kepala daerah yang amanah serta mensejahterakan rakyatnya. Sebab, dalam berpolitik itu harus bisa membangun sifat optimisme serta membangun masa depan rakyat agar lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT