Kapal Pesiar MV Coral Adventurer Ditolak Berlabuh di Takalar, Palopo, Bulukumba
KABARMAKASSAR.COM | 13/03/2020 15:46
Kapal Pesiar MV Coral Adventurer Ditolak Berlabuh di Takalar, Palopo, Bulukumba

KabarMakassar.com — Kapal Pesiar MV Coral Adventurer yang hari ini sandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, rencananya akan melanjutkan perjalanan ke Pulau Dayang-dayangan di Kabupaten Takalar.

Berdasarkan surat permohonan izin kunjungan yang dikirimkan PT Djakarta Llyod selaku general agen dari MV Coral Adventurer kepada Pemerintah Kabupaten Takalar, kapal tersebut rencananya akan tiba atau mengunjungi Pulau Dayang-dayangan pada tanggal 13-14 Maret besok.

Dikonfirmasi terkait rencananya kedatangan Kapal MV Coral Adventurer tersebut ke salah satau pulau yang ada di wilayah Kabupaten Takalar, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Takalar, Arsyad, melalui Kabag Humas Pemkab Takalar, Zaenal, menyatakan menolak atau tidak memberikan izin kapal tersebut berkunjung ke Pulau Dayang-dayangan.

“Pak Sekda tadi menyampaikan bahwa pemerintah daerah menolak atau tidak memberikan izin kapal maupun penumpang dari MV Coral Adventurer tersebut untuk berkunjung ke Pulau Dayang-dayangan,” kata Zaenal, Kamis (12/3) sore.

Menurut Zaenal, keputusan tersebut diambil dengan beberapa pertimbangan. Dimana salah satu pertimbangan utamanya yakni kekhawatiran sekaligus upaya pencegahan penularan Virus Corona (Covid-19) di wilayah Kabupaten Takalar.

“Pemerintah daerah Kabupaten Takalar menolak dengan pertimbangan kekhawatiran wabah Virus Corona. Apalagi di Pulau Dayang-dayangan itu ada beberapa masyarakat yang tinggal di sana. Kita lebih mengutamakan keselamatan warga masyarakat kita,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Kapal Pesiar MV Coral Adventurer yang membawa 35 anak buah kapal (ABK) dan 47 orang penumpang itu sebelum bersandar di Pelabuhan Makassar juga sempat ditolak untuk bersandar di Palopo dan Bulukumba.

Di Makassar sendiri, kapal pesiar berbendera Australia itu baru diizinkan bersandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta setelah sebelumnya tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Makassar melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh ABK beserta penumpangnya, dan dinyatakan clear atau negatif COVID-19 maupun infeksi menular lainnya yang dapat membahayakan masyarakat setempat.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT