KPK Jawab Soal Keberadaan Harun Masiku Termasuk Apakah Mungkin Telah Dibunuh?
KABARMAKASSAR.COM | 03/03/2020 15:55
KPK Jawab Soal Keberadaan Harun Masiku Termasuk Apakah Mungkin Telah Dibunuh?

KabarMakassar.com — Pimpinan KPK, Nurul Ghufron mengaku pihaknya telah menurunkan sebanyak 18 tim ke seluruh wilayah Indonesia untuk mencari keberadaan Harun Masiku, tersangka kasus suap yang meneyerat Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan.

“Kami sudah ada 18 tim yang sudah disebar ke seluruh Indonesia, yang disinyalir memungkinkan merupakan tempat persembunyiannya (Harun Masiku),” kata Ghufron kepada Kabar Makassar ketika berkunjung ke Kabupaten Gowa, Sulsel, Selasa (3/3).

“Harun Masiku sudah kami tetapkan sebagai DPO, maka kami minta bantuan Polisi untuk turut mencarinya. Kalau ketangkap, maka akan diserahkan kepada kami,” ujarnya.

Ghufron juga menegaskan, KPK sejauh ini telah melakukan upaya yang sangat keras untuk memburu Harun Masiku. “Bahkan mungkin lebih masif dari yang sebenarnya. Tapi mungkin yang bersangkutan saat ini tidak menggunakan akses elektronik, sehingga sangat sulit untuk diendus keberadaannya,” ujarnya.

Ditanya wartawan perihal dugaan dan rumor yang menyebut apakah mungkin jika Harun Masiku telah dibunuh, Ghufron mengatakan, sejauh ini belum ada fakta yang terlihat dari informasi tersebut.

“Tentang isu di luar itu kami tidak bisa memastikan apakah benar atau tidak, kecuali kami dapat fakta bahwa sudah ada mayatnya. Itukan cuma isu,” ujarnya.

Ghufron juga memastikan, jika ada pihak yang menyembunyikan keberadaan Harun Masiku, maka pihak tersebut juga akan dikenakan pasal. “Tentu ada pasal yang menjerat bagi pihak-pihak yang turut membantu menyembunyikan Harun Masiku,” katanya.

Sekadar diketahui, Harun Masiku sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap pergantian antar waktu 9PAW) Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP sejak 9 Januari 2020 lalu. Pada 20 Januari 2020, KPK pun mengeluarkan surat edaran Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Harun Masiku.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT