Fakta Baru Kasus Siswi SMA Buang Bayi di Bulukumba, Sang Paman Diminta Polisi Mengaku Jadi Ayahnya?
KABARMAKASSAR.COM | 30/01/2020 11:00
Fakta Baru Kasus Siswi SMA Buang Bayi di Bulukumba, Sang Paman Diminta Polisi Mengaku Jadi Ayahnya?
Ilustrasi bayi. Pixabay.com

KabarMakassar — Sebelumnya Kasus pembuangan bayi di jembatan Raowa, Desa Sapanang, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu kembali mengungkap sebuah fakta baru.

Seorang oknum anggota Polsek Kajang diduga terlibat dalam kasus itu. Dia adalah HK. HK diduga meminta tersangka SY untuk mengaku sebagai ayah kandung dari bayi yang dibuang di jembatan tersebut.

Hal itu di perkuat oleh keluarga pelaku pembuang bayi sebut saja Mawar (nama samaran) meminta pihak polisi untuk melakukan tes DNA terhadap bayi tersebut.

Pasalnya pihak keluarga dari ibu bayi tersebut ragu bila ayah bayi tersebut adalah SY yang sekarang sudah ditetapkan tersangka oleh pihak ke polisian.

Mawar mengaku menjadi ragu setelah dirinya menanyakan perihal tersebut kepada pelaku SY yang tidak lain adalah paman dari ibu bayi SS yang mengakui bahwa bukan dirinya yang telah menghamili SS dan hanya diarahkan oleh salah seorang oknum polisi berinisial HK untuk mengakui kejahatan tersebut.

“Itumi waktu saya tanya Gondrong (nama panggilan SY) dia bilang hanya disuruh mengaku saja oleh HK dan dijanjikan uang Rp25 juta,”jelas Mawar Rabu (29/1).

Sementara Kanit PPA Polres Bulukumba Ipda Muhammad Ali mengaku saat ini hanya fokus pada kasus perlakuan terhadap bayi saja.

“Kita hanya fokus kepada kasus pembuang bayi saja dimana melanggar pasal 305 dan 308 dan turut serta bermufakat membuang bayi,”Ujar Muhammad Ali Kanit PPA Bulukumba.

Ipda Muhammad Ali membantah terkait keterlibatan salah satu oknum anggota Polsek Kajang.

“Mungkin itu isu isu yang tidak jelas,fakta fakta kita sudah ungkap dan begitu memang adanya,”tutupnya.

Polres Bulukumba mengimbau pihak-pihak tertentu tidak menyebar hoaks terkait kasus pembuangan bayi di jembatan Raowa agar tidak terjadi bias yang berujung fitnah.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT