Ketua BEM Unibos Diamankan Polisi Buntut Aksi Demo Anti Korupsi di Makassar
KABARMAKASSAR.COM | 09/12/2019 16:01
Ketua BEM Unibos Diamankan Polisi Buntut Aksi Demo Anti Korupsi di Makassar

KabarMakassar.com— Aksi demonstrasi peringatan Hari Anti Korupsi yang digelar sejumlah mahasiswa di kota Makassar, Sulawesi Sekatan berujung bentrok dengan aparat kepolisian. Hal ini terjadi saat salah satu demonstran ingin melontarkan aspirasinya namun di halangi oleh pihak kepolisian karena diduga bisa mengakibatkan kemacetan.

Para mahasiswa melakukan demo mengusung aksi penuntasan korupsi. Mereka bermaksud berorasi di jalan, namun tidak dibolehkan oleh aparat kepolisian yang berjaga di bawa jembatan flyover. Negosiasi sempat dilakukan oleh mahasiswa, namun berakhir buntu. Polisi dan mahasiswa pun terlibat aksi saling saling dorong hingga berujung pada bentrokan.

BACA: Diduga karena Asmara eorang Pemuda di Sinjai Nekat Gantung Diri

Salah seorang massa demonstran, Andi Muh Sahib mengatakan, ada kesalahpahaman antara pihak kepolisian dan para unjuk rasa. "Awalnya kita itu beroperasi di depan kejaksaan tinggi tapi karena tidak cukup panggung akhirnya kita buat kesepakatan untuk pindah ke bawah flyober untuk orasi sekitar 10 sampai 20 menit tapi belum cukup 10 menit kita sudah di suruh bergeser, tapi teman saya juga tetap bersikukuh untuk tetap orasi disitu jadi terjadilah saling cekcok dan berakhir ricuh," ujarnya saat ditemui dilokasi aksi.

Akibat dari bentrokan itu, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Ewaldo Aziz diamankan pihak kepolisian, sementara itu belasan mahasiswa lain mengalami luka akibat terkena pukul aparat kepolisian.

"Tadi memang sempat terjadi tarik menarik ban antara kami dengan pihak kepolisian mungkin dikira kita mau bakar ban padahal tidak, kita tidak bawa bensin sementar ketua BEM Unibos diamankan dari aksi tarik menarik tadi," terang Andi.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Makassar  AKBP Indratmoko, menjelaskan bahawa pihaknya sengaja mencegah  para demonstran dikarenakan menggangu pengguna jalan dan ketertiban lalu lintas terganggu.

"Kami sengaja cegah mereka karena menganggu ketertiban, kami tidak larang demo, bisa demo asalkan jaga ketertiban,” Tegasnya saat ditemui dilokasi aksi. 

Ia juga menerangkan bahwa pihaknya sengaja mengamankan seorang pendemo dan sejumlah ban yang akan digunakan demi menjaga ketertiban aksi unjuk rasa tersebut.  "Kita mengamankan salah satu ketua BEM mereka dan satu ban yang akan di pakai pada saat aksi,” terang pangkat dua bunga sudut lima itu.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT