Menghina Polisi di Sosmed, Pemuda Panaikang ini Sempat Dicari Ormas Binaan Polisi
KABARMAKASSAR.COM | 04/12/2019 15:21
Menghina Polisi di Sosmed, Pemuda Panaikang ini Sempat Dicari Ormas Binaan Polisi
Ilustrasi. (BP/wan)

KabarMakassar.com-- Seorang pria bernama Irwan Emba (30) warga Dusun Panaikang, Desa Timbuseng Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar harus berurusan dengan hukum gara-gara memaki dan menghina aparat kepolisian di sosial media Facebook.

Irwan Emba dengan akun facebooknya bernama Ie Putra Takalar berkomentar disebuah postingan yang isinya dinilai polisi merupakan ujaran kebencian. Polisi menganggap tulisan Irwan Emba berkalimat kasar dan tidak sopan.

BACA: Pernah Digerebek Warkop di Labuaja Maros Buka Lagi

Tim gabungan Unit Tipiter bersama Unit Hantu Malam Resmob Polres Takalar bergerak menulusuri keberadaan terduga pelaku lantaran diketahui telah mengumpat jajaran kepolisian dengan kata-kata yang tidak pantas. “Kami mengungkap kasus tindak pidana barang siapa tanpa hak sengaja menyebarkan informasi elektronik pencemaran nama baik dan penghinaan," ujar Kanit Tipiter Polres Takalar, Ipda Firman WSW di Mapolres Takalar, Rabu (4/12).

Ipda Firman WSW mengatakan terduga pelaku selama dua hari ditelusuri keberadaannya, disaat dilakukan penulusuran, kata Ipda Firman pelaku nyaris diamuk massa oleh salah satu ormas binaan Polres Takalar yang katanya mengaku geram dengan ujaran tersebut.

“Kami  mengejar pelaku selama dua hari dan kami sempat menyelematkan pelaku karena pada saat yang sama salah satu ormas binaan kami sudah sangat geram atas hinaan terhadap baju instansi Kepolisian RI sehingga pelaku nyaris dihakimi, beruntung kami cepat mengamakan,” kata Perwira Pertama Tingkat Satu ini.

Menurut Firman, ujaran kebencian itu berpotensi negatif, sehingga perlu ada penindakan. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak meluapkan ujaran kebencian dan provokasi di medsos.

“Medsos adalah tempat saling bertukar informasi.bukan malah tempat saling memaki dan menciptakan provokator hoax, jadi bijaklah semua dan penuh sopan santun Etika baik,” kata dia. Polisi menyita barang bukti berupa dua lembar salinan tangkapan layar Facebook dan sebuah telepon genggam yang digunakan Irwan Emba menulis ujaran kebencian itu.

Tersangka pun langsung digelandang ke Mapolres Takalar Unit Tipiter untuk di interogasi lanjut dan Ia pun diganjar Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang ancaman pidananya empat tahun penjara dan atau denda Rp 760 juta.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT