Suami di Bulukumba Aniaya Istri Saat Hendak Gugat Cerai ke Pengadilan Agama
KABARMAKASSAR.COM | 21/10/2019 19:00
Suami di Bulukumba Aniaya Istri Saat Hendak Gugat Cerai ke Pengadilan Agama
Suami Tikam Istri di Takalar, Ditikam 2 Kali Hingga Akhirnya Harus Mendapatkan Perawatan Intensif di Rumah Sakit.

KabarMakassar.com--  Proses persidangan cerai hendak dikunjungi di pengadilan Agama, akan tetapi kehendak berbalik malapetaka usai ditikam suami sendiri di Lingkungan Tala Kelurahan Sombala Bella Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar, Sabtu 19 Oktober 2019.

Diketahui penyebab dari kejadian itu lantaran sang suami Basir Daeng Beta (31) warga Dusun Pasallangang Desa Katangka Kec Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa tidak terima digugat cerai oleh sang istri Hijrah Daeng Minne (25) warga Lingkungan Patte'ne Kelurahan Patte'ne Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar.

BACA: AJI dan IJTI Sikapi Kasus Kekerasan Jurnalis di Makassar

Akibat kejadian itu, Hijrah mengalami luka tusuk di bagian lengan dan payudara serta beberapa luka lainnya yang harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Sementara itu, diketahui korban usai ditikam oleh pelaku mencoba melakukan perlawanan dengan mendorong pelaku hingga jatuh ke persawahan, akhirnya korban langsung meminta pertolongan kepada masyarakat sekitar.

Tak lama berselang setelah kejadian, Tim Hantu Malam Resmob dan Reskrim PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Takalar menciduk terduga pelaku kekerasan saat hendak kabur tinggalkan Takalar.

Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah Hatta mengatakan ini merupakan tindak pidana KDRT yang di lakukan pelaku sang suami, yang awlanya pelaku melakukan kekerasan kepada sang istri saat hendak menuju ke pengadilan untuk menghadiri persidangan perceraian.

“Jadi awalnya pelaku sang suami bertemu dengan korban sang istri yang hendak menuju ke pengadilan untuk menghadiri proses perceraian namun, kendati demikian sang suami yang awalnya sudah menolak hadir dan jengkel akhirnya berbuat kekerasan kepada korban dengan menyerempet menggunakan sepeda motor dan akhirnya terjatuh,” ujar Gani.

Tak sampai disitu Gani  menambahkan, bahwa pelaku tidak hanya menyerempet korban hingga jatuh akan tetapi pelaku juga melakukan penikaman kepada korban sebanyak dua kali.

“kekerasan yang dilakukan pelaku tidak hanya menyerempet korban hingga jatuh akan tetapi yang parahnya pelaku melakukan penikaman sebanyak dua kali kepada korban,” ujarnya.

Lebih lanjut Gani mengatakan “pelaku akan menjalani proses hukum dan akan dikenakan pasal 44 ayat 2 KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) dengan ancaman hukuman diatas 7 tahun penjara,”tandasnya.

BACA: Peninggalan Almarhum B.J Habibie Di Kota Kelahirannya di Parepare

Adapun barang bukti yang diamankan petugas Polres Takalar berupa satu bilah badik khas Makassar yang digunakan pelaku untuk menikam dan satu unit roda dua yang dikendarai sang pelaku.

Selanjutnya, pelaku beserta dengan barang bukti dibawa dan diamankan ke Mako Polres Takalar Unit PPA  untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT