4 Jurnalis Makassar Alami Kekerasan Saat Meliput Demo Mahasiswa
KABARMAKASSAR.COM | 25/09/2019 13:06
4 Jurnalis Makassar Alami Kekerasan Saat Meliput Demo Mahasiswa
Darwin Fathir jurnalis Antara yang bertugas meliput mengalami kekerasan dari aparat kepolisian saat aksi demo di depan Gedung DPRD Sulsel, Selasa (24/9).

KabarMakassar.com -- Sejumlah jurnalis mengalami tindak kekerasan saat meliput  demostrasi mahasiswa di depan gedung DPRD Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa 24 September 2019. Sedikitnya 4 jurnalis menjadi korban penganiayaan baik yang diduga dilakukan aparat kepolisian maupun petugas DPRD Sulsel.

Keempat jurnalis yang mengalami kekerasan saat meliput aksi demo yakni, Darwin Fathir jurnalis Antara, Saiful jurnalis IniKata.com (Sultra) dan Ishak Pasabuan jurnalis Makassar Today dan Ifer jurnalis kampus Unifa, dari LPM Kertas.

BACA: Demo Mahasiswa Makassar Kembali Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Keempat jurnalis tersebut meliput aksi saat bentrok antara mahasiswa dan aparat kepolisian. Saat kejadian ketiganya sedang menjalankan tugasnya untuk mengambil gambar lengkap dengan identitasnya Id Card.

"Saya tidak lihat Darwin tadi, tapi jelasnya saat itu saya juga kena pukul dan ditendang bagian paha, dan punggung. Saya juga kaget polisi pukul saya pakai tongkat dan pentungan, untuk saya pakai helm, dan Darwin tadi tidak pakai jadi kepalanya saya lihat berdarah," kata Isak Pasabuan saat dihubungi KabarMakassar.com, Selasa 24 September 2019.

BACA: Demonstrasi Mahasiswa Makassar Diwarnai Bentrokan

Isak mengaku jika saat bertugas ia melihat gerik aparat kepolisian yang marah saat mengambil video mahasiswa yang sedang dipukuli oleh aparat kepolisian di depan Gedung DPRD Sulsel.

Darwin jurnalis Antara  mengalami luka serius di kepala, sementara Saiful jurnalis Inikata Sultra yang jadi korban kekerasaan mengalami luka di bagian bibir dan wajahnya. Sementara Ifer juga mengaku digebuki oleh pelaku di dalam kompleks Gedung DPRD Sulsel.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT