Kabut Asap Gara-gara Kebakaran TPA Sampah, Warga Makassar: Kami Sudah Biasa Setiap Tahun
KABARMAKASSAR.COM | 19/09/2019 20:12
Kabut Asap Gara-gara Kebakaran TPA Sampah, Warga Makassar: Kami Sudah Biasa Setiap Tahun
Kabut Asap Menyelimuti Ruas Jalan Kota Makassar, Senin (16/09). (Foto La Pitu Asera)

KabarMakassar.com-- Asap yang terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan bukan karena kebakaran hutan dan lahan, melainkan sampah yang ada di tempat pembuangan akhir sampah (TPA) Tamangapa, terbakar dan memasuki hari ketiga.

Pada kunjungannya Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi Sulsel mengatakan bahwa masih banyak titik-titik api yang perlu dipadamkan, Selasa 17September 2019.

BACA: Hendak Tikam Polisi, Satu Pengedar Sabu Di Takalar Ditembak

"Bukan asapnya yang pertama yah kita fikirkan tapi bagaimana cara memadamkannya, ini kan masih banyak titik-titik api yang saya liat," ungkap Andi Sarrafah.

Sekdis DPLH ini juga memberikan arahan agar semua area TPA yang terkena kebakaran agar disiram secara terus menerus.

"Ini harus disiram terus menerus, karena semua yang ada asapnya itu berarti masih ada titik apinya dibawah, itu semua kan gas metan ditambah cuaca panas" tambahnya.

Data yang dihimpun dari Pemerintah Kota Makassar, ada empat zona, dari tujuh zona di TPA tersebut yang terbakar. Memang sudah sempat berhasil dipadamkan pada permukaan, tapi bagian bawahnya masih membara.

Dari kejadian ini, sebagian warga antang menganggap ini adalah hal yang sudah biasa dan mereka pun tetap untuk beraktivitas seperti biasanya.

"Sudah biasa seperti ini, setiap tahun kebakaran. Kami sudah terbiasa masalah asap kebakaran ini" ungkap sorakan beberapa warga sekitar saat dikunjungi oleh berbagi pihak, Selasa 17 September 2019.

Sementara itu dr. H. Sri Zakiyah Usman, M.kes selaku Kapus PKM Tamangapa mengatakan bahwa baru ada 2 warga sekitar yang datang memeriksa kan kondisi tubuhnya terkait dampak asap yang ditimbulkannya dari kebakaran ini.

"Selama 3 hari ini baru 2 warga yang datang kesini. Semua rata-rata terserang ISPA, dari efek asap kebakaran ini. Penanganan yang bisa kita berikan yah masker dan obatnya" jelasnya.

BACA: Polisi Ringkus Terduga Otak Pencurian Mesin Pompa Air

Sri Zakiyah juga menghimbau agar warga tetap menggunakan masker dan lebih menjaga kesehatan. "Sebisa mungkin untuk menghindari, jangan sampai terus menerus terpapar asap. Kalo memang tidak ada aktivitas, lebih baik didalam rumah saja dan selalu gunakan masker kemanapun" tutupnya.

Diketahui sebelumnya, Pemerintah setempat beserta aparat kepolisian dan TNI turut membagikan masker kepada warga agar dapat melakukan aktivitas.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT