Repot Pemprov Sulsel Gara-gara Kabut Asap dari Kebakaran Sampah
KABARMAKASSAR.COM | 19/09/2019 14:20
Repot Pemprov Sulsel Gara-gara Kabut Asap dari Kebakaran Sampah
Kabut Asap Menyelimuti Ruas Jalan Kota Makassar, Senin (16/09). (Foto La Pitu Asera)

KabarMakassar.com--Kepala Dinas Kesehatan (Kadis) Provinsi Sulawesi Selatan, Dr dr Bachtiar Baso melakukan peninjauan Langsung di lokasi sekitar TPA Antang yang paling merasakan dampak dari Kebakaran TPA ini. Kepala dinas Kesehatan provinsi Sulawesi Selatan juga memwa tim medis yang akan bertugas membantu Masyarakat sekitar.

"Saya baru datang tadi pagi 07.30 WITA, saya bawa seluruh tim kesehatan baik itu tim gerak cepat dinas kesehatan, tim kesehatan lingkungan, tim kesehatan epidomologi dan survilance" terang dr. Bachtiar Baso saat dijumpai di Gedung Utama Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

BACA: Tolak Revisi KPK, Massa Aksi Di Makassar Saling Dorong Dengan Aparat

Pasalnya tim medis yang dikerahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan berjumlah puluhan orang. Tim medis ini akan tetap berada di tempat hingga kabut asap tidak ada lagi.

"Tim medis kita siapkan puluhan ada dokter, perawat. saya simpan saya punya anggota posko di situ bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar. Sampai selesainya titik asap itu, baru mereka bisa tinggalkan lokasi " tegas Baso.

Menurutnya petugas kesehatan yang ditugaskan di sekitar Lokasi ini juga akan melakukan survei untuk memeriksa keadaan masyarakat sekitar.

"Oleh karena itu kita juga lakukan survei kesehatan masyarakat di sana dan tentu kesehatan masyarakat di sana itu tidak baik, dan petugas kesehatan kita tidak hanya tinggal di posko mereka itu mobile, dibantu sama Dinas Kesehatan Kota Makassar" tambahnya.

Sampai hari ini pemerintah provinsi Sulsel telah membagikan sekitar 10.000 masker. Kadis Kesehatan provinsi Sulsel inipun menghimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker meski asap tidak sebanyak hari-hari sebelumnya.

"Karena udaranya meski sudah tidak terlalu banyak asap seperti kemarin inikan udara sudah tercampur dengan partikel-partikel pelastik yang terbakar makanya kita himbau masyarakat untuk kenakan masker" ucapnya.

Selain itu iya juga menghimbau masyarakat untuk menutup makanan dan air yang akan dikonsumsi. "Tutup pintunya tutup makanannya, tutup air-air yang akan digunakan untuk minum supaya tidak masuk asap. Asap ini bukan asap normal ini asap berbahaya asap beracun" terangnya.

BACA: Bahaya! Inilah Dampak Asap Pembakaran Sampah Bagi Kesehatan

Bahctiar Baso menambahkan siap 24 jam dalam menangani masyarakat yang memiliki keluhan dan siap memberikan suplai obat-obatan.

"1x24 jam siap anda telpon saya kapanpun anda telpon saya tengah malam saya siap datang kalau ada masalah di situ. Jadi, di sana Pustu Tamangapa namanya standbye obat nanti kita suplai masker kita juga sudah bagikan" tutupnya. Turut hadir dalam peninjauan ini Deputi BPJS regional dan kepala BPJS Kesehatan Makassar.

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT