Korban Gempa Palu Kelaparan Datangi Posko Pelindo di Pelabuhan Pantoloan
KABARMAKASSAR.COM | 05/10/2018 15:10
Korban Gempa Palu Kelaparan Datangi Posko Pelindo di Pelabuhan Pantoloan

KabarMakassar.com -- Pelabuhan Cabang Pantoloan telah membuka Posko peduli gempa dan tsunami Sulteng.

Satu keluarga pengungsi langsung mendatangi Posko Pelindo IV atas nama Muh. Sholeh.

Sholeh sekeluarga berangkat naik motor dari Palu pasca gempa dan tsumami.

Mereka mencari pelabuhan agar dapat pulang kembali ke kampung halamannya di Surabaya.

Sholeh bersama istri dan dua anaknya mengungsi dari Desa Sibado Kecamatan Sirenja, Kota Palu setelah rumahnya nyaris hancur oleh gempa.

“Desa kami belum mendapat bantuan sama sekali, kami kelaparan. Dengan bekal sepeda motor, saya putuskan meninggalkan Palu karena trauma,” cerita Sholeh.

Melihat kondisi itu, Direktur SDM dan Umum PT. Pelindo IV M. Asyhari segera memerintahkan tim kesehatan untuk memeriksa kesehatan keluarga tersebut yang mengalami cidera pasca bencana.

“Di Posko ini kebetulan kita ada tim kesehatan, ada dokter, tolong diperiksa kesehatan saudara kita ini,” kata M. Asyhari. Sholeh yang tidak memiliki biaya sama sekali juga berharap dapat dibantu untuk naik kapal dan berlayar ke Surabaya.

Hal tersebut dipenuhi oleh GM Pelabuhan Makassar, Aris Tunru.

Sebagaimana diketahui, Kantor Pusat Pelindo IV di Makassar telah memberangkatkan sejumlah bantuan dan para relawan melalui KM Bukit Siguntang pada hari Minggu lalu, dimana bantuan tersebut telah disalurkan melalui Posko Pelindo IV di Pantoloan.

Bantuan tersebut terdiri dari ratusan kg beras, telur, indomie, air mineral, susu bayi, makanan bayi, popok bayi, biskuit, minyak kelapa, gula, minuman sachet, minuman kotak, pakaian, selimut, sarung, perlengkapan ibadah seperti mukenah dan sajadah, pakaian dalam, serta pakaian bekas layak pakai. 

Selain itu bantuan juga terdiri dari obat-obatan, masker, sarung tangan, dan perlengkapan untuk pertolongan pertama.

Dalam barang-barang bantuan tersebut di samping makanan juga termasuk peralatan mandi, kompor dan tabung gas, peralatan masak seperti panci, wajan, piring dan sendok. 

Untuk kelengkapan safety juga ada sepatu booth, senter.

Untuk tempat tinggal sementara, Posko juga mengangkut tenda dan terpal. Tak ketinggalan peralatan listrik, bahan bakar (1 drum bensin dan 2 drum solar), kebutuhan dan peralatan lainnya.

Posko bantuan akan terus dibuka oleh Pelindo IV, baik di Makassar maupun di seluruh wilayah untuk mengumpulkan dan menyalurkan sejumlah bantuan utamanya dari pihak Pelindo IV, BUMN, Swasta, serta stakeholder terkait turut membantu korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Bantuan 1.400 koli dengan nilai lebih kurang 200 juta serta 50 orang relawan Pelindo IV yang diangkut melalui KM Bukit Siguntang telah bersandar di Pelabuhan Pantoloan pada Selasa 2 Oktober kemarin.

Proses bongkar muat bantuan berlangsung lancar. Bantuan diangkut ke Posko yang menggunakan salah satu Rumah Dinas milik Pelindo IV Cabang Pantoloan.

Kemudian bantuan langsung disalurkan kepada para korban dan pengungsi di daerah Pantoloan.

Selain itu, juga dibentuk dapur umum oleh relawan yang berasal dari karyawati Pelindo IV. Mereka memasak dan mempersiapkan makanan untuk para korban dan para pengungsi.

Saat ini terminal penumpang di Pelabuhan Pantoloan juga digunakan sebagai tempat untuk menampung para pengungsi.

Sedangkan bantuan berupa tenda sebanyak 28 koli dari BNI Mataram yang juga disalurkan melalui Posko Pelindo IV di Makassar telah diambil langsung oleh pihak BNI Palu untuk kebutuhan pasca gempa. (*)

KABARMAKASSAR.COM


BERITA TERKAIT