Antisipasi Covid-19, Ganjar Pranowo Usul Tidak Ada Libur Panjang Imlek
SOLOTRUST.COM | 02/02/2021 14:29
Antisipasi Covid-19, Ganjar Pranowo Usul Tidak Ada Libur Panjang Imlek

SEMARANG, solotrust.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengusulkan pada pemerintah pusat agar tidak ada libur panjang saat perayaan Imlek 2572 atau 2021 pada 12 Februari mendatang. Hal itu menyusul lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia setelah adanya libur panjang pada Desember dan Januari lalu.

Nggak usah (ada libur panjang), kita sudah usulkan ke pemerintah pusat. Kayaknya enggak perlu ada libur panjang,” kata Ganjar Pranowo, ditemui usai memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (01/02/2021), dilansir dari Portal Resmi Provinsi Jawa Tengah, jatengprov.go.id.

Pihaknya juga meminta tidak ada perayaan-perayaan saat Imlek, seperti pertunjukan barongsai, pesta kembang api, atau perayaan menimbulkan keramaian lainnya. “Kalau ibadah boleh, kan ibadah bisa virtual,” kata Ganjar Pranowo.

Sementara itu, salah satu tokoh Tionghoa Jawa Tengah, Harjanto Halim, saat dikonfirmasi mengatakan tidak keberatan dengan keputusan pemerintah itu. Menurutnya, hal itu adalah yang terbaik untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

“Kami menghormati keputusan pemerintah itu, kami menerima karena kami juga tidak ingin perayaan Imlek justru akan menimbulkan klaster baru,” kata Harjanto Halim.

Pihaknya juga mengatakan, sudah ada edaran terkait larangan keramaian saat perayaan Imlek tahun ini. Semua perayaan menimbulkan keramaian akan dihilangkan dari pelaksanaan.

“Kami meminta umat untuk di rumah saja, merayakan Imlek bersama keluarga inti. Keluarga jauh juga kami minta tidak berkunjung ke keluarga lainnya. Berbagai perayaan yang biasanya ada, juga akan kami tiadakan tahun ini. Kami minta masyarakat mendukung, kalau kangen dengan keluarga, bisa melalui video call,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah pusat sedang mengkaji tentang rencana libur panjang saat perayaan Imlek tahun ini. Sebab berkaca dari kasus libur panjang sebelumnya, terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 cukup besar setelah pelaksanaan libur panjang di Indonesia. 

SOLOTRUST.COM


BERITA TERKAIT