Proyek Infrastruktur Belum Selesai Ganggu Fungsi Drainase di Palangka Raya
SUARAINDO.ID | 23/05/2022 10:00
Proyek Infrastruktur Belum Selesai Ganggu Fungsi Drainase di Palangka Raya
Ilustrasi banjir. Dok. TEMPO/M. Iqbal Ichsan

Suaraindo.id— Pada Jumat (20/5/2022) lalu, hujan dengan intensitas tinggi kembali mengakibatkan banjir dadakan di sejumlah kawasan Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Wakil Ketua DPRD Palangka Raya, Wahid Yusuf mengatakan, banjir yang bersifat dadakan terjadi saat itu selain akibat tingginya curah hujan, juga ada faktor-faktor lain sebagai penyebabnya.

Faktor lain yang dimaksud jelas dia, yakni Pemerintah Kota Palangka Raya saat ini sedang melakukan pembuatan, perbaikan dan pembenahan infrastruktur jalan dan drainase vital di sejumlah kawasan setempat, dimana sedikit banyak telah mengganggu aliran air khususnya fungsi drainase.

Bahkan ada sejumlah titik kawasan yang baru di buat drainasenya. Terutama dengan pemasangan Uditch. Lalu ada yang dilakukan perbaikan berulang-ulang drainase yang rusak, dan ada juga yang di lakukan pembersihan.
“Bisa kita lihat di beberapa titik kawasan Panarung, Jalan Temanggung Tilung, Jalan Menteng, Jalan Rajawali dan kawasan lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu,” ujar Wahid, Sabtu (21/5/2022).

Selanjutnya kata dia, kenapa bisa menjadi salah satu faktor penyebab banjir, lagi-lagi selain tingginya curah hujan, maka faktor pembuatan, perbaikan infrastruktur jalan dan drainase yang dilakukan bersamaan secara tidak langsung telah menggangu fungsi dari infrastruktur.

“Ada yang bertanya, kenapa proyek infrastruktur itu harus dilakukan bersamaan?. Jawabannya adalah karena proyek insfrastruktur itu ada batasan waktu yang di tentukan, sehingga harus dilaksanakan bersamaan,” terangnya.

Wahid menambahkan, apabila proyek insfrastruktur itu diundur pengerjaan, maka bisa saja pelaksanaannya berakhir tidak sesuai target atau tidak sempat selesai, karena habis waktu masa kerja.

“Mungkin ini sedikit penjelasan saya selaku wakil rakyat dalam menyikapi peristiwa banjir itu. Tentu tidak lepas dari fungsi kami dalam hal pengawasan,” pungkasnya.

 

suaraindo.id


BERITA TERKAIT