Kasus Gantung Diri Mahasiswi di Mataram, Ternyata Dibunuh Oleh Kekasihnya
GERBANG.CO.ID | 14/08/2020 11:00
Kasus Gantung Diri Mahasiswi di Mataram, Ternyata Dibunuh Oleh Kekasihnya

GerbangIndonesia, Mataram – Jajaran Saturan Reserse Polresta Mataram bekerjasama dengan Polda NTB akhirnya mengungkap kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Mataram (Unram) yang ditemukan tewas tergantung di salah satu perumahan di Kota Mataram, 25 Juli 2020 lalu. Korban ditemukan meninggal tergantung dengan seutas tali sekitar pukul 16.30 wita.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto menjelaskan, 23 Juli sebelum ditemukan menggantung, korban mendatangi rumah tersangka R di rumahnya di BTN Royal. Kemudian di rumah tersangka, sempat terjadi cekcok antara kedua pasangan muda-mudi ini sampai akhirnya tersangka mencekik leher korban sampai korban tak sadarkan diri. Melihat korban tak sadarkan diri, tersangka kemudian panik. Tak berpikir panjang, tersangka keluar rumah untuk membeli tali agar seolah-olah korban meninggal karena gantung diri.

“Apakah korban meninggal ketika dicekik, atau setelah digantung, masih dalam pendalaman,” ungkap Kombes Pol Artanto, Jumat (14/8) di Mapolresta Mataram didampingi Kapolresta, Kombes Pol Guntur Herditrianto dan Kasat Reskrim, AKP Kadek Adi Budi Astwa.

Setelah menggantung korban yang juga calon mahasiswi pascasarjana Unram itu, tersangka langsung meninggalkan korban dengan pergi ke wilayah Lombok Tengah. Tidak butuh waktu lama setelah dilakukan otopsi dengan membongkar kuburan korban (3/8), ternyata korban diduga mengalami hamil muda. Kuat dugaan bahwa perselisihan antar keduanya lantaran janin yang ada di dalam perut korban.

“Tersangka diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tukasnya. (*)

GERBANGINDONESIA.CO.ID


BERITA TERKAIT