Alumnus SMKN 2 Padang Bicara Soal Aturan Wajib Pakai Hijab di Sekolah
LANGGAM.ID | 25/01/2021 11:20
Alumnus SMKN 2 Padang Bicara Soal Aturan Wajib Pakai Hijab di Sekolah
Ilustrasi Jilbab. (AP Photo/Heri Juanda)

Langgam.id – Kewajiban pelajar non-muslim memakai hijab yang terjadi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Padang menjadi perhatian publik. Hal ini setelah video percakapan antara wali murid dengan salah seorang guru itu viral.

Kejadian ini membuat alumnus di sekolah tersebut angkat bicara. Salah seorang alumnus SMK Negeri 2 Padang yang juga non-muslim, Delima Febria Hutabarat, merasa tidak masalah dengan aturan harus memakai hijab di sekolah tersebut.

Karena menurutnya, memakai hijab sebagai penutup kepala tidak merusak keimanannya sebagai penganut agama non-muslim. “Menurut saya tidak masalah memakai jilbab, selagi tidak merusak keimanan,” katanya kepada wartawan, Minggu (24/1/2021).

“Kecuali kita memakai jilbab dan keyakinan kita jadi rusak, baru salah,” sambungnya.

Delima sekolah di SMK N 2 Padang sejak 2008 sampai 2011. Selama tiga tahun belajar di sana, dia melihat tidak pernah ada siswi non-muslim protes memakai jilbab.

Dan mereka juga selalu saling menghormati dengan teman-teman beserta guru yang tidak seagama. “Ada juga beberapa orang teman hanya memakai jilbab ketika di lingkungan sekolah saja. Ketika sudah di luar lingkungan sekolah begitu jam belajar selesai, mereka buka jilbab,” jelasnya.

Delima berharap persoalan aturan memakai jilbab di sekolah ini tidak perlu diperlebar, karena sejak dulu tidak pernah menjadi persoalan. Karena pihak sekolah juga sudah mengeluarkan penyataan tidak pernah memaksa siswi non-muslim harus memakai jilbab.

“Guru-guru selalu memberi kami ruang untuk memilih. Tidak pernah ada pemaksaan apalagi intimidasi,” tuturnya. (Irwanda/Ela)

LANGGAM.ID


BERITA TERKAIT