3 Partai Bentuk Poros Baru, Buka Pendaftaran Bursa Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar
LANGGAM.ID | 04/08/2020 10:10
3 Partai Bentuk Poros Baru, Buka Pendaftaran Bursa Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar
Deklarasi poros baru di Kopi Batigo, Kota Padang,Sumatera Barat (Foto: Rahmadi/Langgam.id)

Langgam.id – Tiga partai politik sepakat berkoalisi sebagai salah satu poros baru pada perhelatan pemilihan gubernur Sumatera Barat.

Poros baru yang dibentuk PKB, Nasdem dan Golkar ini akan mengusung sendiri pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat untuk bertarung dalam Pilkada 2020 mendatang.

Wakil Ketua DPD Golkar Sumbar, Afrizal mengatakan poros baru ini sepakat untuk membuka pendaftaran bagi tokoh yang ingin maju sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada 2020.

Koalisi ini dapat menampung tokoh-tokoh yang sebelumnya mendaftar ke partai lain, tapi tidak terpilih. “Kita membuat poros baru, supaya keinginan masyarakat dapat terwujud dengan adanya calon yang bisa maju dengan poros baru ini,” ujarnya di Kopi Batigo, Kota Padang, Senin 3 Agustus 2020.

Menurut Afrizal, pendaftaran paling lambat dibuka Kamis (5/8/2020) dengan posko di Hotel Bumi Minang Padang. Sementara, mulai hari ini dideklarasikan dan akan dilakukan sejumlah persiapan teknis.

“Satu dua hari ini akan ada persiapan sesi pendaftaran maksimal pada kamis mendatang, slogan kita nanti, Satu untuk Semua, Semua untuk Satu,” ungkapnya.

Sebelumnya, mereka juga telah menggelar rapat bersama di Hotel Mercure Padang, Sabtu lalu. Saat itu, juga diikuti PDIP, tetapi mereka belum memberikan kepastian.

Sementara itu, Sekretaris DPW Nasdem Sumbar, Musmaizer mengatakan, partainya sudah sepakat sejak rapat di Hotel Mercure untuk berkoalisi. Pada prinsipnya, hal ini juga sudah disetujui DPP masing-masing.

“Kita telah buat kesepakatan pensil di Hotel Mercure, kita akan berpadu mengusung salah seorang calon gubernur dari calon terbaik yang akan bertarung,” jelasnya.

Kemudian, semua partai koalisi juga sudah membulatkan tekad dengan melanjutkan teknis dan MoU bagi seluruh kandidat yang mendaftar. Semua yang mendaftar di koalisi poros baru nantinya sepakat menuliskan pakta integritas bahwa bagi yang tidak terpilih akan ikut memperjuangkan calon yang diusung.

“Koalisi ini berkat dukungan masyarakat, basis suara itu di bawah, supaya deklarasi ini secepatnya dilakukan, kami sudah merancang untuk membuka pendaftaran, semua komunikasi juga sudah dilaksanakan,” paparnya.

Lalu, Ketua DPW PKB Sumbar, Febby Dt Bangso mengatakan, yang telah sepakat berkoalisi yaitu PKB, Nasdem dan Golkar. Sementara, satu lagi PDIP Sumbar belum memastikan sudah ada proses berjalan sebelumnya dengan partai lain. PDIP saat ini masih memproses untuk bergabung.

“Pada intinya PDIP setuju berkoalisi, karena di internalnya juga belum memutuskan siapa calon, tetapi karena koalisi ini terlambat datang sehingga mereka sudah berkomunikasi dengan sejumlah calon, jadi mereka melaporkan ke DPP nya agar bisa bergabung di poros baru,” ujar Febby.

Febby yang sebelumnya sudah mendeklarasikan diri sebagai calon wakil gubernur bersama Faldo Maldini sebagai calon gubernur, juga bakal mendaftar nantinya di koalisi poros baru. Semua orang yang memenuhi syarat memiliki kesempatan untuk mendaftarkan diri.

“Siapa saja yang mendaftar bisa, nanti kita pastikan juga kapan akan ditutup pendaftarannya, saya juga akan mendaftar,” katanya.
Baca Juga: Usung Nasrul Abit-Indra Catri di Pilgub Sumbar, Gerindra Buka Peluang Koalisi

Selain dia dan Faldo, menurutnya sejumlah tokoh lain yang juga disebut sebut di media juga dapat mendaftar. Diantaranya, Fakhrizal-Genius Umar, Gusmal, Fauzi Bahar, Sadhiq Pasadigoe. Pendaftaran dilakukan secara berpasangan.

Semua yang mendaftar akan dinilai baik dari hasil survei independen, pakta integritas, dan kesiapan mereka dalam mencalonkan diri. Semua akan dinilai secara transparan.

Menurut Febby, hingga saat ini poros baru memiliki 14 kursi, jumlahnya sudah memenuhi syarat minimal untuk mencalon, yaitu 13 kursi. Jika bertambah dengan PDIP, katanya, maka akan menjadi 17 kursi. “Kalau ada lagi yang bergabung maka akan lebih banyak lagi nantinya,” paparnya. (Rahmadi/ZE)

LANGGAM.ID


BERITA TERKAIT